Jokowi Asal Ngomong di Debat Capres Soal Ini, Greenpeace dan Auriga Berikan Bantahan Telak

Unggahan Greenpeace Indonesia yang membantah Jokowi terkait kebakaran hutan di Indonesia (ist)

Unggahan Greenpeace Indonesia yang membantah Jokowi terkait kebakaran hutan di Indonesia (ist)

POJOKJABAR.com, JAKARTA— Debat kedua Capres berlangsung, Minggu (17/2) malam. Greenpeace Indonesia membantah klaim Jokowi soal kebakaran hutan yang tak ada lagi tiga tahun ini.

Greenpeace Indonesia dalam akun Twitter-nya @GreenpeaceID menyebut, dalam tiga tahun terakhir masih terjadi kebakaran hutan di Indonesia.

“Pak  @jokowi tadi mengeluarkan statement bahwa tidak terjadi kebakaran hutan selama tiga tahun terakhir. Faktanya?. Sejak tragedi kebakaran hutan terbesar 2015, kebakaran hutan dan lahan terus terjadi setiap tahun hingga sekarang.##DebatCapres,” ungkap Greenpeace Indonesia dalam akun Twitter.

Greenpeace Indonesia juga menyebut pernyataan Jokowi tidak sesuai fakta soal konflik lahan agraria.

“Tidak ada konflik sosial? Hmm.. Faktanya konflik agraria masih jadi persoalan dalam beberapa tahun ini,” tulis @GreenpeaceID.

Greenpeace melengkapi data aktivis lingkungan yang dikriminalisasi terkait pembangunan infrastruktur yang terjadi sepanjang tahun 2015-2018.

Puncak kriminalisasi terjadi tahun 2018 dimana ada 62 aktivis yang dikriminalisasi.

“Percepatan infrastruktur seringkali mengabaikan hak-hak masyarakat lokal, seperti petani dan nelayan yang terusir dari laut dan tanahnya sendiri,” tulis Greenpeace Indonesia.

Klaim Jokowi juga dibantah Iqbal Damanik, peneliti Auriga. Iqbal mencatat tahun 2017 saja terjadi 11.000 hektar lahan hutan. Ia merinci, tahun 2015 – 2016, ada 261.060 hektar lahan hutan terbakar.

Tahun 2016 – 2017, ada 14.604 hektar lahan hutan terbakar. Sementara, tahun 2017 – 2018, total kebakaran hutan mencapai 11.127 hektar.

Sementara disebut tak ada asap lintas negara, kabut asap masih terjadi bahkan pada Sabtu (16/2/2019). Hal itu disampaikan Kepala Daerah Operasi (Daops) Manggala Agni Edwin Putra kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu (16/2/2019).

“Daerah yang sudah dilanda kabut asap, yakni Kota Dumai, Kecamatan Rupat di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Rokan Hilir,” ujar Edwin.

Sementara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan lewat akun Twitter-nya meluruskan kebakaran hutan yang disebutkan Jokowi di debat capres.

“Terminologi tidak ada kebakaran hutan maksudnya tidak terjadi bencana (mengacu pada pengertian kebakaran hutan menurut Notohadinegoro, 2006). Bahkan sejak 2017, tidak ada asap lintas negara,” cuit KLHK melalui akun Twitter-nya.

(ral/rmol/int/pojokjabar)

loading...

Feeds