Rocky Gerung Hanya Bawa Alat Bukti Secuil ke Polda Metro Jaya, Tanda Apa Ini?

Rocky Gerung bersama Prabowo Subianto pada satu acara (Ist)

Rocky Gerung bersama Prabowo Subianto pada satu acara (Ist)


POJOKJABAR.com, JAKARTA— Pengamat politik Rocky Gerung memastikan hari ini, Jumat (1/2) akan memenuhi panggilan polisi atau Polda Metro Jaya terkait ucapannya ‘kitab suci fiksi’.

“Iya hari ini kita hadir penuhi panggilan polisi,” kata Kuasa Hukum Rocky Gerung, Haris Azhar saat dikonfirmasi, Jumat (1/2).

Sedianya, Rocky diperiksa pada hari Kamis kemarin, karena terkendala yang bersangkutan  punya acara di luar kota. Maka, penyidikpun menjadwalkannya hari ini, Jumat (1/2).

Namun, Haris mengaku, dalam pemeriksaan perdana ini, pihaknya tak banyak membawa barang bukti.

Pasalnya, pemeriksaan ini hanya sebatas undangan klarifikasi kliennya.

“Ini kan undangan klarifikasi, kita hadir dan bawa surat kuasa aja,” tuturnya.

Untuk diketahui, ucapan yang dipermasalahkan itu terjadi dalam acara ILC di TvOne yang ditayangkan pada 10 April 2018 lalu.

Ia lantas dipolisikan oleh Sekjen Cyber Indonesia Jack Boy Lapian ke Bareskrim Polri yang kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Dalam laporan tersebut, Rocky disangkakan dengan Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama.

Jack menilai pernyataan Rocky Gerung itu adalah sebuah penistaan terhadap agama yang merujuk pada Alquran, kitab Taurat, Injil dan sebagainya.

Maka penyebutan kata ‘fiksi’ itu berarti juga menyinggung soal keberadaan Tuhan dan nabinya.

“Kalau ejaan di KBBI itu sudah jelas, kitab suci itu merujuk pada Alquran, Injil, Taurat, dan lain-lain. Dan fiksi itu rekaan, khayalan,” katanya.

“Berarti, kalau di saya sebagai orang Kristen, Nabi Isa itu fiksi, dong. Atau mungkin untuk umat lain, untuk Islam, Muhammad itu fiksi dong,” tutur mantan relawan Ahok ini.

(fir/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds