Kemendagri Tanggapi Mundurnya Edy Rahmayadi dari PSSI, Selama Ini Edy Rangkap Jabatan

Edy Rahmayadi (ist)

Edy Rahmayadi (ist)


POJOKJABAR.com, JAKARTA— Edy Rahmayadi resmi mundur dari kursi Ketua Umum PSSI, Minggu (20/1). Selama ini, mantan Pangkostrad itu rangkap jabatan sebagai Gubernur Sumatera Utara.

“Mundur dari PSSI, memang lebih baik, supaya bisa konsentrasi melaksanakan tugas sebagai Gubernur Sumut,” kata Dirjen Otonomi Daerah, Sumarsono dalam keterangannya, Senin (21/1).

Pria yang akrab disapa Soni ini menuturkan, perihal rangkap jabatan yang sempat diemban Edy sebelum mundur dari Ketum PSSI itu diatur dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800/148/SJ yang dikeluarkan pada 17 Januari 2012.

Baca :

Kudeta Bola Mantan Panglima, Puisi Wasekjen Demokrat Andi Arief Sindir Siapa?

Oleh karenanya, Soni mengapreasi langkah Edy, sehingga dapat fokus sebagai kepala daerah.

“Apabila seseorang telah menjabat KDH (kepala daerah), dilarang merangkap jabatan sebagai pengurus organisasi keolahragaan,” ucapnya.

Selain itu, terkait larangan rangkap jabatan, sejalan dengan ketentuan Pasal 40 Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan juncto Pasal 56 Ayat (1) PP 56/2007 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan.

Aturan tersebut menegaskan pengurus komite olahraga nasional, komite olahraga provinsi, dan komite olahraga kabupaten atau kota bersifat mandiri dan tidak terikat dengan kegiatan jabatan struktural dan jabatan publik.

“Salah satu alasannya dilarangnya jabatan rangkap KDH dalam kepengurusan olahraga adalah karena kedudukan KDH rentan pada penyalahgunaan kebijakan yang akan dibuatnya,” jelasnya.

(jpc/ral/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds