Debat Menguji Pengetahuan, Wapres JK Tak Setuju Pertanyaan Debat Capres Dibocorkan KPU, Ini Penjelasannya!

Wapres Jusuf Kalla (ist)

Wapres Jusuf Kalla (ist)

POJOKJABAR.com, JAKARTA— Debat Capres dan Cawapres bertujuan mengukur pengetahuan calon dalam menghadapi masalah jika nanti terpilih sebagai presiden dan wakil presiden. Jusuf Kalla tak setuju soal dibocorkan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tak sependapat dengan keputusan KPU yang membocorkan daftar pertanyaan debat pilpres kepada masing-masing paslon sepekan sebelum pelaksanaan debat 17 Januari mendatang.

Ia khawatir, jika pertanyaan debat dibocorkan, maka jawaban paslon adalah jawaban timses bukan murni jawaban dari capres-cawapres.

Baca :

Anies Baswedan Pose 2 Jari! 19 Kepala Daerah di Sumatera Malah Deklarasi Dukung Jokowi, Cek Tanggapan Bawaslu

“Debat itu gunanya untuk mengukur sejauh mana pengetahuan calon presiden dan cawapres itu apabila menghadapi masalah yang harus diputuskannya sendiri,” kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (8/1).

“Nah, kalau itu dibuka duluan, berarti yang menjawab itu tim (sukses). Padahal yang mau diuji adalah yang bersangkutan pribadi,” imbuhnya seperti dilansir kumparan.

Selain itu, JK juga kurang sepakat dengan adanya kisi-kisi debat untuk para paslon. Wapres JK menyebut, debat pilpres merupakan sebuah kesempatan untuk menguji kemampuan para calon pemimpin dalam menyelesaikan permasalahan di Indonesia.

“Jadi saya sendiri kurang pas untuk melihat itu pertanyaan (diberikan) dulu, nanti dirapatkan oleh tim demi tim. Nanti akhirnya yang pantas jadi wapres timnya itu,” kelakar JK.

Menurutnya, akan lebih baik jika pertanyaan atau kisi-kisi debat pilpres tidak diberikan kepada para paslon yang akan bertarung di Pilpres 2019. Hal tersebut agar publik mampu menilai kemampuan Jokowi-Ma’ruf Amien dan Prabowo-Sandi.

“Kalau kita ingin menilai itu kemampuan secara pribadi kemudian dalam hal kampanye, ya mestinya jangan dibuka (kisi-kisinya),” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi Muhammad Taufik mengatakan, debat capres tidak akan berlangsung menarik karena sudah tidak ada lagi unsur kejutan didalamnya.

“Karena pertanyaannya sudah disampaikan lebih dulu, dikasih tahu lebih dulu, eh saya mau nanya ini ya. Menjadi kurang menarik,” jelasnya di sela acara lomba pidato emak-emak di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta, Selasa (8/1).

Saking tidak serunya, politisi Partai Gerindra itu menekankan bahwa debat putaran pertama yang akan digelar 17 Januari nanti tak lebih dari sekadar ajang kumpul-kumpul saja.

“Debat yang akan datang menurut saya tidak seru. Ini bukan debat namanya, ini kongkow,” kata Taufik.

(ral/wah/rmol/pojokjabar)

loading...

Feeds