Kasih Palestina Kirimkan Ambulance untuk Warga Palestina, Kondisi Gaza Kekurangan Obat-obatan

Aksi Bela Palestina dari warga Indonesia. (ist)

Aksi Bela Palestina dari warga Indonesia. (ist)


POJOKJABAR.com, BANDUNG — Yayasan Kasih Palestina bekerjasama dengan Yayasan Darussalam Peduli mengirimkan bantuan mobil ambulance untuk masyarakat Palestina.

Mobil ambulance dengan spesifikasi lengkap ditambah dengan berbagai jenis obat-obatan ini berhasil memasuki Gaza, Palestina jelang akhir 2018 ini.

‘’Alhamdulillah, mobil ambulance dengan spesifikasi yang lengkap dan tambahan obat-obatan sudah bisa digunakan oleh masyarakat di akhir 2018 ini,’’jelas Direktur Yayasan Kasih Palestina, Caca Andika, Senin (31/12).

Ditambahkan Caca, persoalan kesehatan di Gaza, Palestina sangat mengkhawatirkan. Berbagai fasilitas kesehatan di Gaza sangat kekurangan pasokan obat-obatan termasuk ambulance. Sudah hampir 11 tahun, Israel memblokade Gaza dan menghambat berbagai bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.

Dikatakan Caca, atas kondisi ini, Kasih Palestina mengajak masyarakat Indonesia untuk menyalurkan bantuan, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan, untuk masyarakat Gaza, Palestina,

‘’Selain bantuan dari masyarakat secara umum, kami bekerjasama dengan Yayasan Darussalam Peduli untuk menyalurkan bantuan kesehatan ke Palestina berupa ambulance dan obat-obatan,’’ungkap Caca.

Persoalan lainnya, kata Caca, tak mudah untuk mengirimkan bantuan ke Gaza, Palestina. Apalagi, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel yang telah mengepung Gaza sejak 11 tahun lalu.

Untuk itu, pihaknya bekerjasama dengan Yayasan Insani Turki untuk menyalurkan bantuan berupa mobil ambulance dan obat-obatan ini hingga masuk ke Gaza.

‘’Subhanallah, perjuangannya memang tak mudah. Butuh beberapa bulan sampai mobil ambulance ini bisa diijinkan masuk ke Gaza dan akhirnya bisa digunakan oleh masyarakat Gaza,’’jelas Caca.

Caca berharap, mobil ambulance dan obat-obatan yang telah sampai di Gaza tersebut bisa bermanfaat untuk masyarakat Palestina.

Tak hanya itu, Caca pun berterima kasih kepada para donatur, khususnya jamaah dan pengurus Yayasan Darussalah Peduli atas donasi yang telah diberikan berupa ambulance dan obat-obatan ini. Semoga, kata Caca, para donatur memperoleh balasan berkali lipat dari Allah SWT.

Meski mengalami banyak rintangan, Caca mengatakan, pihaknya justru lebih bersemangat dalam membantu masyarakat Palestina.

‘’Awal 2019 ini, kami berencana untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza, Palestina. Kami berharap, masyarakat Indonesia bisa berpartisipasi dalam pembangunan masjid ini,’’jelas Caca.

Menurut dia, masyarakat Palestina di Gaza yang menginginkan supaya masjid ini dinamakan Masjid Istiqlal. Sesuai dengan namanya, Istiqlal berarti kemerdekaan. Kehadiran Masjid Istiqlal di Gaza pun diharapkan akan menjadi pemicu semangat kemerdekaan Palestina.

(arif/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds