Suap Bupati Abu Bakar, Dua Mantan Kadis Bandung Barat Divonis 5 dan 4,5 Tahun Penjara

Bupati Bandung Barat Abubakar jalani sidang vonis di PN Tipikor Bandung (arif)

Bupati Bandung Barat Abubakar jalani sidang vonis di PN Tipikor Bandung (arif)


POJOKJABAR.com, BANDUNG— PN Tipikor Bandung menjatuhkan vonis kepada dua mantan Kadis di Kabupaten Bandung Barat, yang melakukan suap kepada Bupati Bandung Barat Abu Bakar.

Mantan Kepala Disperindag Kabupaten Bandung Barat (KBB), Weti Lembanawati divonis 5 tahun penjara oleh majelis hakim setelah terbukti memberi gratifikasi kepada Bupati Bandung Barat, Abu Bakar.

Ketua Majelis Hakim M Fuad, menjatuhkan vonis kepada Weti Lembanawati selaku Kadis Disperindag, selama 5 tahun.

Dalam sidang vonis yang dibacakan satu berkas dengan mantan Kepala Bappelitbangda Bandung Barat, Adiyoto.

Ketua Majelis Hakim M Fuad menjatuhkan vonis bersalah kepada mantan Kepala Bappelitbangda ‎KBB, Adiyoto selama 4,5 tahun penjara dan denda Rp200 juta.

Vonis kepada Weti tersebut, lebih rendah dibandingkan tuntutan JPU yang menuntut Weti selama 7 tahun penjara dikurangi selama terdakwa ditahan dan denda Rp200 juta subsidair tiga bulan penjara.

“Mengadili terbukti terdakwa Weti Lembanawati, melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan hukuman lima tahun penjara dan denda 200 juta rupiah,” ungkap Ketua Majelis Hakim M Fuad di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (17/12).

Vonis untuk Adiyoto pun, sama dengan Weti lebih ringan dari tuntutan JPU yang menuntut‎ 6 tahun dan denda Rp200 juta subsidair tiga bulan kurungan‎.

“Terdakwa Adiyoto, divonis penjara 4 tahun enam bulan penjara dan denda 200 juta rupiah,” papar M Fuad membacakan dakwaan berkas yang masih satu berkas dengan Weti.

Weti dan Adiyoto terbukti, bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwana alternatif pertama, Pasal 12 huruf a Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 dan Pasal 64 ayat 1 KUH Pidana.

Atas putusan tersebut, keduanya akan mempertimbangan untuk mengajukan banding.

Untuk terdakwa penerima suap sendiri, masih dalam proses persidangan dengan pembacaan dakwaan.

Kedua terdakwa Weti dan Adiyoto, tak berkomentar saat ditanya awak media.

(arf/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds