Sepanjang Tahun 2018, 17 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Bandung Barat

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, BANDUNG BARAT – Sepanjang tahun 2018 terjadi 17 kasus kekerasan pada anak yang tercatat oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak pada DP3AKB KBB, Euis Siti, di Ngamprah, selasa (11/12/18).

Menurutnya mayoritas kasus ini merupakan kasus pelecehan seksual. Korban dari pelecehan seksual hingga puluhan orang, dengan rata-rata banyak korban kekerasan tingkat SD dan SMP.

“Selain kasus pelecehan seksual, ada kasus lainnya, yakni penjualan anak dan kekerasan fisik,” kata Euis.

Lanjut dia, sejauh ini pihaknya sudah memberikan perlindungan melalui program perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM), karena adanya laporan warga masyarakat yang peduli pada perlindungan anak.

“Dari 17 kasus itu sudah selesai semua kasusnya dan kami selalu dampingi mereka, sekaligus memberikan trauma healing dengan memberikan pendampingan psikiater dan psikolog,” kata Euis.

Euis juga menambahkan, pihaknya telah menyiapkan hotline bagi warga yang ingin melaporkan jika ada kasus-kasus tindak kekerasan pada anak dan perempuan melalui hotline (022) 92542260.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan satgas-satgas P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak).

(RBD/bie/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds