Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Telur dan Daging Ayam di Bandung Diprediksi Meroket

MEROKET : Pedagang merapikan ayam potong di Pasar Astanaanyar, Kota Bandung.

MEROKET : Pedagang merapikan ayam potong di Pasar Astanaanyar, Kota Bandung.

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Jelang Natal tahun 2018 dan tahun baru 2019, harga telur ayam dan daging ayam diprediksi meroket.

“Kemungkinan besarnya harga telur dan daging ayam akan naik terus, tapi kami tidak bisa memprediksi berapa kenaikan harganya,” ujar Kepala Bidang Distribusi, Perdagangan, dan Pengembangan e comers, Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kota Bandung, Iwan Rusmawan, kepada wartawan Jumat (7/12/18).

Iwan mengatakan, kenaikan kedua komoditi ini, sebenarnya sudah terjadi sejak Selasa (4/12) lalu. Harga Daging Ayam Ras naik rata-rata Rp1.600 per kilogram atau sekitar 4.7% menjadi Rp.35.600 per kilogram dari sebelumnya Rp.34.000 per kilogram. Sedangkan harga telur ayam naik rata-rata Rp.2.500 per kilogram atau sekitar 10.86 persen, menjadi Rp.25.500 per kilogram dari sebelumnya Rp.23.000 per kilogram.

“Kenaikannya memang sekarang belum signifikan,” terangnya.

Kenaikan ini, menurut Iwan, karena cuaca yang buruk, sehingga jalur distribusi terhambat. Karena macet dan lain sebagainya. Iwan juga menjelaskan, harga pakan sekarang naik, lantaran jagung sulit didapat. Pasalnya petani terlambat panen, akibat menanti musim hujan datang.

“Karena berdasarkan orang-orang yang ahli di bidangnya, menanam jagung itu, akan lebih baik ketika mendapat suplay air. Jadi mereka tidak menanam jagung memang menunggu musim hujan datang,” papar Iwan.

loading...

Feeds

ilustrasi haji

Haji 2019, Berangkat Haji Maju Sehari

Kloter pertama pemberangkatan jamaah haji Indonesia 2019, bakal diberangkatkan lebih awal. Dijadwalkan Kloter 1 jamaah haji akan berangkat mulai 6 …