Anggota DPRD Kota Cimahi Kecam Pengembang KCIC

KCIC : Warga melintasi alat besar yang digunakan pengembang PT. Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) di Cimahi. WIHNU PRADANA/RADAR BANDUNG

KCIC : Warga melintasi alat besar yang digunakan pengembang PT. Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) di Cimahi. WIHNU PRADANA/RADAR BANDUNG

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Perlakuan kurang manusiawi yang dilakukan oleh PT. Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) selaku pelaksana proyek pembangunan trase KCIC terhadap pekerja lokal dikecam Anggota DPRD Kota Cimahi.

Pekerja lokal asal Cimahi, yang terlibat dalam pembangunan trase di Kelurahan Utama, Kelurahan Baros, dan Kelurahan Cibeber Kota Cimahi, tak diperhatikan faktor keselamatannya.

Padahal berdasarkan aturan Kesejahteraan dan Keselamatan Kerja (K3), pekerja proyek yang banyak melibatkan alat berat dalam pelaksanaannya mesti memenuhi unsur K3.

“Jelas ini pelanggaran, karena mereka mengabaikan keselamatan warga kami, yang bekerja di proyek itu. Padahal pekerja kami berisiko mengalami kecelakaan kerja,” ujar Dadang Mulyana, Anggota Komisi 4 DPRD Kota Cimahi, saat dihubungi, Kamis (29/11).

Dia melanjutkan, banyak warga Kelurahan Utama yang terdampak pembangunan mengeluh padanya. Terutama soal sedikitnya penyerapan tenaga kerja lokal.

“Tadi sudah melanggar soal aturan keselamatan tenaga kerja. Pengembang juga ingkar soal penyerapan tenaga kerja. Padahal awalnya janji warga akan dipekerjakan, kompensasi pembebasan bangunan dan lahan,” bebernya.

loading...

Feeds