Satpol PP Bandung Barat Mulai Tertibkan APK Liar

Satpol PP tertibkan APK liar di wilayah Bandung Barat. Istimewa

Satpol PP tertibkan APK liar di wilayah Bandung Barat. Istimewa

POJOKJABAR.com, BANDUNG BARAT – Menjelang Pemilihan Umum Legislatif Indonesia pada 17 April 2019 mendatang, Satpol PP Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencabut sejumlah alat peraga kampanye (APK) para calon anggota legislatif (caleg), calon presiden dan wakil presiden, serta partai politik yang tersebar di sejumlah wilayah di Bandung Barat, Rabu (28/11/18).

Satpol PP membersihkan APK bersama Bawaslu, Panwas Kecamatan, dan Kasidaltrantrib Kecamatan, di sepanjang Padalarang-Ngamprah.

Menurut Kasatpol PP KBB, Rini Sartika, APK yang dibersihkan terpasang di kawasan terlarang, seperti pohon, tiang listrik, jalan protokol, tembok sekolah, pagar, dan tembok kantor pemerintah.

“Bawaslu juga sudah memberi imbauan ke para pemilik APK agar pemasangan sesuai aturan. Tapi, tidak ada kesadaran yang akhirnya kami tindak tegas turunkan paksa,” Jelas Rini di kantornya.

Pencabutan APK ini, kata Rini tak tebang pilih termasuk APK milik Rian Firmansyah, yang tak lain adalah anak Bupati Bandung Barat, Aa Umbara. Rian Firmansyah mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR RI dapil Kabupaten Bandung dan Bandung Barat dari Partai Nasdem.

“Ya APK Kang Rian pun kami turunkan tak tebang pilih,” ujarnya.

Penertiban APK ini akan berlangsung hingga Desember dengan menyasar ke seluruh kecamatan. Caleg DPR RI dari Partai NasDem, Rian Firmansyah ketika diminta keterangan terkait pencabutan APK-nya, mengakui timnya tak mengetahui aturan pemasangan alat peraga, sehingga ia pun menerima apa yang dilakukan Satpol PP KBB.

“Saya tak akan protes tindakan Satpol. Justru saya apresiasi langkah satpol sebagai bentuk tindakan tegas. Saya sadar diri, memasang baliho di depan kompleks perkantoran itu melanggar aturan. Mungkin ini ketidaktahuan dari tim maupun saya,” katanya saat sempat mendatangi kantor Satpol.

Ada ratusan APK, lanjut Rian miliknya yang terpasang di sejumlah tempat, baik KBB maupun Kabupaten Bandung. Dia juga mengaku telah menyiapkan sebanyak 5.000 APK.

(RBD/bie/pojokjabar)

loading...

Feeds