Advokat Pasangan Nomor 1 Bantu Ratusan Guru Honorer di Indonesia, Caranya?

Yusril Ihza Mahendra
Yusril Ihza Mahendra./Foto: ps

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Advokat calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, mengulurkan tangannya membantu ratusan ribu guru honorer di Indonesia lantaran nasibnya yang tak kunjung menemui kejelasan.


Yusril Ihza Mahendra mengajukan uji materiil terkait keputusan Menpan RB ke Mahkamah Agung (MA) tentang pembatasan usia pengangkatan guru honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Padahal, Presiden Joko Widodo sebelumnya telah berjanji akan memperhatikan nasib dan keluhan yang disampaikan guru honorer langsung kepada Jokowi.

Tuntutan guru honorer baik dengan menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara maupun di dalam forum serta diskusi tak berujung solusi.


Diharapkan, dengan uji materiil yang diajukan Yusril dan dua orang yuniornya yakni Gugum Ridho Putra dan Firmansyah nasib guru honorer akan jelas dan tak terlunta-lunta.

“Saya turun tangan untuk membantu. Saya ini lawyer pasangan calon presiden Jokowi-Ma’ruf Amin,” ujar Yusril dalam keterangannya di depan Gedung MA, di Jakarta, (Kamis 29/11/2018).

Statusnya sebagai pembela pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 itu, kata Yusril, tak menghalanginya membela kepentingan rakyat banyak, dalam hal ini guru honorer.

“Tapi itu sama sekali tidak menghalangi saya untuk setia membela kepentingan rakyat,” tegas Yusril.

(lov/rmol/pojokjabar)