Dinkes Kota Cimahi: Wilayah Kumuh Rawan Penyakit Tuberkulosis

Ilustrasi Kawasan Kumuh.

Ilustrasi Kawasan Kumuh.

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi menyebut jika wilayah kumuh dan padat penduduk di Kota Cimahi menjadi kawasan yang rawan terjangkiti penyakit Tuberkulosis (TB).

Seperti dipetakan oleh Pemerintah Kota Cimahi melakui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), beberapa kawasan kumuh dan padat penduduk di Kota Cimahi ada di Melong, Utama, Leuwigajah, Cigugur Tengah, Cibeureum, dan Cibabat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, dr. Fitriani Manan, mengungkapkan hingga September 2017, terdapat 1.207 kasus TB yang menyerang warga Cimahi.

Dia menjelaskan, pemukiman padat penduduk biasanya memiliki kelembaban udara yang sangat tinggi. Apalagi, rumahrumahnya tidak memiliki ventilasi sehingga tidak terjadi perputaran udara.

“Kasus tersebut bisa dibilang cukup tinggi. Makanya kawasan padat penduduk jadi perhatian kita. Kenapa demikian? Karena di kawasan padat penduduk itu rumahnya tidak kena sinar matahari, rumahnya lembab, gelap, tidak ada pertukaran udara, kumannya akan tumbuh subur,” ungkap Fitri saat ditemui, Senin (26/11).

loading...

Feeds