Dugaan Suap Pemain Persib Bandung, PSSI Tegaskan Sikapnya

ilustrasi

ilustrasi

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi  angkat bicara soal mencuatnya isu suap terhadap pemain Persib Bandung saat menjamu PSMS Medan beberapa waktu lalu.

Dengan tegas ia mempersilakan agar kasus itu dibawa ke ranah hukum.

Hal ini memperlihatkan dinamika Liga 1 2018 sedang panas-panasnya.

“Apabila menemukan praktek suap laporkan saja ke pihak berwenang untuk dilakukan tindakan hukum,” beber Edy di Medan.

Gubernur Sumatera Utara tersebut mengatakan, isu tidak sedap itu sepertinya muncul karena PSMS yang terpuruk di klasemen bawah mampu mengalahkan tim papan atas.

“Kalau kalah mesti begitu, Anda percaya tidak? Coba tanya ke PSMS pasti menyangkal. Kemarin Persib lawan PSIS Semarang dan PSIS menang. Nanti PSIS dibilang suap lagi,” ujar Edy.

Sebelumnya isu suap itu juga melibatkan sejumlah nama pemain Persib antara lain kapten Supardi Nasir, Gozhali Siregar, Hariono, dan Ardi Idrus.

Kabar adanya pemain Persib yang menerima suap belakangan memang ramai diperbincangkan.

Namun, manajer Persib, Umuh Muchtar, menegaskan dan yakin pemainnya tidak terlibat dalam soal suap dan pengaturan skor.

“Tanya Supardi ya, pokoknya saya sudah bicara langsung. Hariono, Supardi, Ardi sampai menangis seperti anak kecil. Mereka pasti sangat sakit (dituduh). Main 30 kali, satu kali kalah masa dibegitukan, itu tidak benar,” beber Umuh.

Pada awalnya, Umuh dan pihak PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) tidak akan berkomentar soal tudingan suap itu.

Namun karena sudah ramai di media maka mereka memutuskan harus diklarifikasi.

Agar Bobotoh dan masyarakat tidak mendapat berita yang simpang siur.

Umuh pun memastikan akan mengusut soal tudingan tersebut. Karena ini sudah merusak nama baik PT PBB, juga para pemain yang dituduh.

Terlebih Persib masih menyisakan tiga pertandingan krusial untuk menentukan peluang juara di Liga 1 2018.

(pra/jpc/pojokjabar)

loading...

Feeds