Gagal Nikah, Keluarga Dr. Rio Nanda Pratama Malah Sibuk Gugat Lion Air

Calon istri dr. Rio Pratama./Foto: Instagram

Calon istri dr. Rio Pratama./Foto: Instagram

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Keluarga dari almarhum dr. Rio Nanda Pratama melalui firma hukum Colson Hicks Eidson dan BartlettChen LLC melayangkan gugatan.

Keluarga korban pesawat Lion Air JT-610 tersebut menggugat The Boeing Company selaku produsen pesawat Boeing 737 Max 8 yang jatuh di Tanjung Pakis, Karawang Jawa Barat pada Senin pagi (29/10/2018) lalu.

“Kami telah mengajukan gugatan terhadap The Boeing Company di pengadilan Circuit Court of Cook County, Illinois, Amerika Serikat. Gugatan ini kami ajukan atas nama klien kami yaitu orang tua dari alm. Dr. Rio Nanda Pratama yang tewas ketika pesawat Boeing 737 MAX 8 jatuh ke laut,” kata Curtis Miner dari Colson Hicks Eidson dikutip dari siaran persnya yang diterima redaksi pagi ini (Jumat, 16/11/2018).

Rio Nanda Pratama adalah seorang dokter muda dalam perjalanan pulang dari sebuah konferensi di Jakarta dan hendak menikah pada tanggal 11 November 2018.

Pesawat Lion Air JT 610 berangkat dari Bandara Internasional Soekarno–Hatta, Jakarta menuju Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang dan terjatuh 13 menit setelah lepas landas. Pesawat berseri Boeing 737 MAX 8 tersebut tergolong unit baru yang dirancang dan diproduksi di Amerika Serikat.

Seluruh 189 penumpang dan awak pesawat tewas dalam kecelakaan tersebut. Pihak berwenang melakukan investigasi terhadap sistem kontrol penerbangan otomatis yang terpasang pada pesawat Boeing 737 MAX.

Sistem ini tergolong baru dan tidak dipasang pada pesawat versi 737 sebelumnya. Sistem kontrol penerbangan tersebut dirancang untuk mencegah agar awak penerbangan tidak salah mengangkat hidung pesawat terlalu tinggi.

loading...

Feeds