Popularitas Habib Rizieq Naik Meski Berada di Saudi, tapi Kalah dengan Ulama Berpengaruh Ini

Habib Rizieq Shihab./Foto: Rmol

Habib Rizieq Shihab./Foto: Rmol

POJOKJABAR.com, JAKARTA— Popularitas Habib Rizieq Shihab (HRS) cenderung naik meski berada di Mekkah, Arab Saudi. Ada lima ulama berpengaruh di Indonesia menjelang Pilpres 2019 ini.

Lima ulama dinilai paling berpengaruh di Pilpres 2019 berdasarkan survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Ustad Abdul Somad (UAS) urutan 1, Ustad Arifin Ilham nomor 2, Ustaz Yusuf Mansur nomor 3, Ustaz Abdullah GymnasBar (Aa’ Gym) nomor 4, dan Habib Rizieq Shihab nomor 5.

Berdasarkan survei  Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang dirilis, Rabu (14/11), dari segi popularitas, Habib Rizieq Shihab yang kini berada di Mekkah mengalami peningkatan.

Baca :

Ulama Berpengaruh di Pilpres 2019, UAS Nomor 1, Arifin Ilham No 2, Habib Rizieq Berapa?

Pada Desember tahun 2016 lalu, tingkat pengenalan masyarakat terhadapnya hanya 48,7 persen. Sementara saat ini, sebanyak 53,4 persen responden telah mengenal Rizieq Shihab.

“Popularitas Habib Rizieq cenderung naik,” ungkap Peneliti LSI, Ikrama Masloman, dalam konferensi pers di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (14/11).

Meski popularitasnya naik, namun Habib Rizieq mengalami penurunan pada tingkat akseptabilitas dan kemampuan mempengaruhi pemilih.

Sebab, pada survei LSI Denny JA pada Desember 2016 lalu, pemilih yang menyatakan suka dengan Habib Rizieq sebesar 67,3 persen. Tapi saat ini, mereka yang menyatakan suka terhadap Habib Rizieq menurun menjadi 52,9 persen.

“Tingkat pengaruhnya juga mulai menurun. Pada Desember 2016, mereka yang menyatakan mendengar imbaun Habib Rizieq sebesar 31,4 persen. Saat ini, Oktober 2018, mereka yang menyatakan mendengar himbaun Habib Rizieq terkoreksi separuhnya yaitu hanya sebesar 17 persen,” ungkapnya.

Menurunnya tingkat akseptabilitas dan kemampuan mempengaruhi pemilih menurut dia karena Habib Rizieq banyak dihadapkan dengan masalah hukum.

Berdasarkan survei LSI ini juga diketahui sejak dua tahun lalu, ketokohan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengalami penurunan drastis. Hal tersebut tercermin dari hasil survei terbaru yang dirilis Lingkaran Survei Indonesia (LSI).

Peneliti LSI, Ikrama Masloman menjelaskan, ketokohan dari Habib Rizieq mengalami penurunan pada tingkat kesukaan dan pengaruh seruannya didengar publik.

“Habib Rizieq adalah ulama yang ketokohannya mulai menurun jika dibandingkan dengan survei yang sama oleh LSI dua tahun lalu,” katanya.

Survei dengan tema “Ulama dan Efek Elektoralnya” ini dilakukan pada 10 sampai 19 Oktober lalu. Survei melibatkan 1.200 responden, yang dipilih dengan metode multistage random sampling.

Wawancara dilakukan dengan cara tatap muka dengan menggunakan kuisioner. Margin of error survei kurang lebih 2,8 persen.

(ral/rmol/pojokjabar)

loading...

Feeds