Ridwan Kamil Tetapkan Jabar Siaga I, Pekan Ini Kepala Daerah Dipanggil ke Gedung Sate

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

POJOKJABAR.com, BANDUNG –Memasuki musim hujan, wilayah Bandung Raya setiap tahunnya dilanda banjir maupun longsor. Gubernur Ridwan Kamil pun sudah menetapkan siaga 1 dan pekan ini memanggil kepala daerah.

Pemerintah provinsi pun mencari solusi terbaik agar wilayah seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dan Cimahi bisa terbebas dari banjir.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pekan ini akan memanggil kepada daerah di Bandung Raya untuk membahas masalah banjir.

Karena masalah banjir harus diantisipasi atau dicari jalan keluarnya secara bersama, begitupun dengan anggaran.

“Khusus banjir di Bandung, pekan ini akan memanggil para kepala daerah untuk memulai sebuah proses sinkronisasi program. Jadi ini berbarengan dengan pemerintahan Bandung Raya,” kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Bandung, Senin (12/11).

Menurut pria yang akrab disapa Kang Emil ini, pembahasan bersama dengan Bandung Raya ini sesuai dengan peraturan presiden (perpres). Perpres tersebut merupakan bagian dari upaya sinkronisasi program-program yang ada di wilayah Bandung Raya.

“Ini kan untuk mensinkronkan pemerintah. Jangan sampai pemerintah Cimahi bikin anggaran sendiri, Pemkot Bandung buat juga tetapi enggak nyambung maka kami akan sinkronisasi di Pemprov Jabar,” ujarnya.

Seperti diketahui, memasuki musim hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi, mengakibatkan wilayah Bandung Raya kembali dilanda banjir tahunan.

Bahkan Kang Emil telah menetapkan status siaga bencana. Tak hanya di Bandung raya melainkan bencana pun menimpa wilayah lain seperti Tasikmalaya, Cianjur, Garut dan lainnya.

Sehingga ini merupakan sebuah kewaspadaan. Berharap ke depan Jabar bisa bebas dari banjir. Tak tertinggal dengan suksesnya penataan Sungai Citarum menjadi agenda penting nasional.

“Karena saya kepala Satgas Citarum, anggaran sudah dipersiapkan di 2019 sehingga seharusnya tahun depan saya punya keyakinan ada perubahan signifikan. Kalau akhir tahun ini saya masih baru, jadi belum banyak langkah-langkah teknis,” pungkasnya.

(ona/jpc/ral/pojokjabar)

loading...

Feeds