Fadli Zon Sentil Yusril Ihza Mahendra” Jangan Lupa Sejarah, Prabowo Ikut Bantu Lahirkan PBB”

Fadli Zon./Foto: Istimewa

Fadli Zon./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, JAKARTA— Fadli Zon menyentil Yusril Ihza Mahendra terkait pernyataannya yang meragukan Prabowo- Sandiaga Uno pejuang Islam. Fadli Zon meminta Yusril jangan lupa sejarah pendirian PBB.

Fadli Zon menyentil Yusril Ihza Mahendra melalui akun Twitternya @fadlizon pada Sabtu (10/11/2018) sekitar pukul 01.20 WIB. Fadli Zon juga menyematkan satu berita yang berisi tudingan Yusril Ihza Mahendra ini.

“Saya ingatkan @Yusrilihza_Mhd, saya ikut lahirkan PBB dan Pak @prabowo ikut membantu partai ini bisa hadir pada waktu itu (1998),” jelasnya.

“Yang ikut mengajak Anda ke partai baru waktu itu adalah saya dan almarhum Farid Prawiranegara, putra Pak Sjafroeddin Prawiranegara. Jangan lupa sejarah. Lalu kami keluar,” tegas Fadli Zon dalam cuitan itu.

Cuitan Fadli Zon yang menyentil Yusril Ihza Mahendra di Twitter.

Cuitan Fadli Zon yang menyentil Yusril Ihza Mahendra di Twitter.

Hingga Sabtu (10/11) sore, cuitan ini sudah ditanggapi 3.790 suka oleh netizen dan 2.118 retweet dan 750 komentar.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Prof Yusril Ihza Mahendra mengaku ragu akan citra yang selama ini dikembangkan seolah pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno banyak berjasa untuk kepentingan Islam.

Sebab, sepengetahuannya, selama ia mengenal dan bergaul dengan Prabowo dan Sandiaga, hampir tak ada rekam jejak yang mengindikasikan ke arah itu.

“Jadi kalau Pak Prabowo dianggap sangat Islam, saya sendiri kurang percaya juga dengan hal itu. Apa iya? Sebab, nggak ada track record-nya,” kata Yusril, Kamis (8/11/2018) seperti dikutip dari video detikcom.

Begitu juga Sandiaga Uno. Dia mempertanyakan kapan Sandi menjadi anggota PII (Pelajar Islam Indonesia) atau HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) atau apa pun.

Atau ketika ulama dikriminalisasi pada 2017 lalu, apakah Sandiaga teriak atau melawan saat itu.

Ia mencontohkan, ketika beberapa waktu lalu ada masalah dengan warga Luar Batang, Jakarta Utara, yang boleh dibilang sepenuhnya warga muslim, tak ada suara atau langkah pembelaan dari kedua tokoh tersebut.

(ral/dtc/pojokjabar)

loading...

Feeds

Lomba PMR yang diselenggarakan di SMPN 21  Bekasi. (ist)

SMPN 21 Bekasi Gelar Kibar ke-IX

PALANG Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 21 Kota Bekasi gelar kibar aksi persahabatan dalam lomba sepulau Jawa-Lampung. Perlombaan yang terselenggara …