Diguyur Hujan Intensitas Tinggi, Tiga Kecamatan di Kabupaten Bandung Terendam

TERJANG: Warga beraktivitas di lokasi banjir akibat meluapnya Sungai Citarum di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jumat (9/11). Sedikitnya tiga kecamatan di Kabupaten Bandung terdampak banjir dari luapan Sungai terpanjang di Jabar tersebut. RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG

TERJANG: Warga beraktivitas di lokasi banjir akibat meluapnya Sungai Citarum di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jumat (9/11). Sedikitnya tiga kecamatan di Kabupaten Bandung terdampak banjir dari luapan Sungai terpanjang di Jabar tersebut. RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Banjir masih menggenangi tiga kecamatan di Kabupaten Bandung, Jumat (09/11/18). Hujan beberapa hari terakhir yang intensitasnya cukup tinggi menyebabkan sejumlah anak Sungai Citarum meluap.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Kabupaten Bandung Sudrajat mengatakan banjir sendiri sudah terjadi semenjak hari Rabu (7/11) sore hari. Sekitar pukul 18.00 WIB air mulai masuk ke pemukiman penduduk.

“Hujan yang turun di beberapa wilayah di Kabupaten Bandung dan Kota Bandung dengan intensitas tinggi menyebabkan beberapa anak Sungai Citarum di antaranya Sungai Cisangkuy, Sungai Cikapundung, Sungai Cipalasari dan Sungai Cigede meluap,” katanya.

Menurutnya, ketinggian air sendiri bervariasi dari 5 cm-1m. Tiga kecamatan yang terdampak sendiri yakni Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang.

“Kecamatan Dayeuhkolot, di antaranya Desa Dayeuhkolot, Desa Citeureup, Kelurahan Pasawahan dengan Tinggi Muka Air (TMA) di pemukiman penduduk bervariasi mulai dari 5-100 cm. Kecamatan Baleendah, di antaranya Kelurahan Baleendah dan Kelurahan Andir TMA di pemukiman penduduk sekitar 10-100 cm. Kecamatan Bojongsoang, di antaranya Desa Bojongsari TMA di pemukiman penduduk sekitar 10-50 cm,” tuturnya.

Selain menggenangi pemukiman warga, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan yang ada di tiga kecamatan itu.

“Ruas jalan yang tergenang di antaranya, Jalan Raya Cigebar-Cijagra TMA 10 cm-50 cm (Kecamatan Bojongsoang), Jalan Raya Ciparay-Dayeuhkolot TMA 10-60 cm dan Jalan Raya Andir-Katapang TMA 40-90 cm (Kecamatan Baleendah),” katanya.

Sementara itu, sore kemarin tebing setinggi empat meter yang berada di Jalan Raya Cukang Monteng, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jabar ambrol. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

“Sudah kami bersihkan, dibantu Damkar PT PGE Pertamina untuk menghilangkan tanah yang berhamburan di jalan,” ujar Kapolsek Ibun Iptu Carsono.

Ia mengimbau kepada para pengguna jalan yang kerap melintas di jalan tersebut untuk berhati-hati karena rawan longsor.

“Untuk para pengendara roda dua dan empat untuk berhati-hati. Sehubungan sekarang memasuki musim hujan dan daerah rawan longsor, selain itu patuhi peraturan lalu lintas,” pungkasnya.

(RBD/pra/dtk/pojokjabar)

loading...

Feeds

Lomba PMR yang diselenggarakan di SMPN 21  Bekasi. (ist)

SMPN 21 Bekasi Gelar Kibar ke-IX

PALANG Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 21 Kota Bekasi gelar kibar aksi persahabatan dalam lomba sepulau Jawa-Lampung. Perlombaan yang terselenggara …