Setelah Sontoloyo, Jokowi Sebut Genderuwo, Petinggi Demokrat Langsung Sebut Pemilik TV

Presiden Jokowi saat di Hotel Santika Bogor, Senin (22/10/2018)./Foto: Istimewa

Presiden Jokowi saat di Hotel Santika Bogor, Senin (22/10/2018)./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, JAKARTA—Presiden melontarkan istilah baru setelah sontoloyo. Presiden Jokowi menyebut politik genderuwo bagi politisi yang gemar membuat masyarakat ketakutan.

Dan pernyataan Presiden Jokowi ini langsung ditanggapi Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief melalui akun twitternya @AndiArief_. Postingan Andi Arief ini dilakukan pada Jumat (9/11) sekitar pukul 10.39 WIB.

Cuitan ini sudah ditanggapi 105 komentar, 136 retweet dan 400 suka oleh pengguna Twitter hingga Jumat sekitar pukul 15.20 WIB.

Andi Arief.

Andi Arief.

“Genderuwo adalah mitos Jawa tentang sejenis bangsa jin atau makhluk halus yang berwujud manusia mirip kera yang bertubuh besar dan kekar dengan warna kulit hitam kemerahan, tubuhnya ditutupi rambut lebat. Pak Jokowi nyindir yang punya TV ya,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief dalam akun twitternya @AndiArief_, Jum’at (9/11).

Diketahui,  Jokowi mengatakan saat ini banyak politisi yang sering melontarkan pernyataan-pernyataan yang menakutkan, seperti genderuwo itu.

Cara berpolitik semacam itu, kata Jokowi, bukan lah cara berpolitik yang beretika, karena masyarakat digiring ke arah ketidakpastian dan ketakutan sehingga terkesan kondisi Indonesia mencekam.

“Cara-cara seperti ini adalah cara-cara politik yang tidak beretika. Masak masyarakatnya sendiri dibuat ketakutan? Nggak benar kan? itu sering saya sampaikan itu namanya politik genderuwo, nakut-nakuti,” papar Jokowi.

(jto/rmol/ral/pojokjabar)

loading...

Feeds

Lomba PMR yang diselenggarakan di SMPN 21  Bekasi. (ist)

SMPN 21 Bekasi Gelar Kibar ke-IX

PALANG Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 21 Kota Bekasi gelar kibar aksi persahabatan dalam lomba sepulau Jawa-Lampung. Perlombaan yang terselenggara …