Presiden Jokowi Pernah Tanyakan Kasus Chat ‘Mesum’ Habib Rizieq, Simak Jawabannya!

Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab

POJOKJABAR.com, JAKARTA—Presiden Jokowi ternyata pernah menanyakan langsung kasus chat ‘mesum’ Habib Rizieq Shihab (HRS) kepada Yusril Ihza Mahendra. Ternyata jawaban Prof Yusril cukup mengejutkan.

Sebelum menjadi pengacara pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra ternyata pernah diundang ke Istana Negara.

Dia dimintai pandangan tentang berbagai kasus hukum yang melibatkan Habib Rizieq Syihab (HRS).

Baca :

Viral! 2 Bendera Dipasang di Rumah Habib Rizieq di Saudi, Mana yang Editan?

 

“Jadi Pak Jokowi nanya saya, ‘Prof, itu persoalan Habib Rizieq yang sebenarnya ada apa?’ Jadi saya terangin semua ke beliau, ada berapa belas kasusnya ada yang tahap penyelidikan, ada yang sudah tersangka, dan lain-lain,” kata Yusril, Kamis (8/11/2018) seperti dilansir dari detikcom.

Kepada Presiden Jokowi, Yusril Ihza Mahendra ini mengaku sudah mempelajari beberapa kasus hukum yang menjerat Habib Rizieq.

Kasus laporan Sukmawati, misalnya, Yusril menilainya sebagai bagian dari tesis Habib Rizieq di salah satu perguruan tinggi di Malaysia.

“Kalau tesis akademik ya nggak bisa dilaporin polisi. Kalau tak setuju, bantah saja pendapatnya,”  ungkap mantan Menteri Hukum dan HAM ini.

Yusril juga menjelaskan kepada Presiden Jokowi soal kasus dugaan chat mesum Firza Husein dengan Habib Rizieq Shihab (HRS) yang sempat menjadi perhatian publik Indonesia pada tahun 2017 lalu.

Habib Rizieq Shihab adalah ulama dan Yusril mengaku menghormati yang bersangkutan.

Yusril mengaku tak yakin Habib Rizieq Shihab melakukan perbuatan tersebut. Kalaupun itu terjadi, yang bisa dipidana adalah pihak yang menggunggah chat mesum tersebut ke media sosial.

“Beliau (Habib Rizieq, red) tidak bisa diapa-apain,” kata Yusril.

Menurut Yusril, dalam satu jam percakapan dengan Jokowi ini, diselingi dengan ketawa-ketawa.

Dan juga tidak ada tergambar bahwa Jokowi membenci Habib Rizieq Shihab. Dan Yusril menganjurkan agar kasus dugaan chat HRS ini diselesaikan dengan baik-baik.

Yusril Ihza Mahendra

Yusril Ihza Mahendra./Foto: ps

Sebelumnya, Yusril mengungkapkan dirinya mengenal Jokowi saat yang bersangkutan masih menjadi Wali Kota Solo.

Ketika Jokowi kemudian menjadi Gubernur DKI Jakarta, Yusril mengaku pernah menghubunginya untuk bertemu terkait masalah Bank DKI. Tapi Jokowi menyatakan dirinyalah yang akan menemui Yusril.

“Semula saya pikir bercanda saja kalau dia mau datang, eh ternyata benar,” kata Yusril.

Selain membahas masalah di atas, dalam video yang diunggah di detikcom itu, Yusril Ihza Mahendra juga menceritakan awal perkenalannya dengan Prabowo Subianto pada masa orde baru lalu.

Yusril juga menceritakan masa-masa kritis Orde Baru menuju Orde Reformasi pada tahun 1998, dimana dia saat itu menjadi menteri di masa era Presiden Soeharto.

Banyak hal diceritakan Yusril dalam video ini, termasuk masalah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Dimana Yusril menjadi lawyer HTI.

(ral/pojokjabar)

loading...

Feeds