Efek Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, Kubu Jokowi Sibuk Beri Pujian Hasil Survey LSI Denny JA

Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Temuan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA tentang efek kasus hoaks Ratna Sarumpaet secara elektoral disambut baik Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin (TKN Jokowi – Ma’ruf) Ace Hasan Syadizly.

Kasus Ratna telah meningkatkan elektabilitas Jokowi – Ma’ruf, sekaligus menggerus Prabowo Subianto – Sandiaga S Uno.

Hal tersebut merujuk temuan LSI.

Baca: Ratna Sarumpaet Tak Pengaruhi Elektabilitas Prabowo, Bendera Tauhid Pengaruhi Jokowi?

Menurut Ace, hasil survei itu mencerminkan masyarakat masih objektif dalam menentukan pilihan di Pilpres 2019 mendatang. Politikus Golkar itu meyakini masyarakat sangat tidak menyukai berita-berita bohong.

“Salah satu perilaku yang buruk dalam pilpres adalah menebarkan berita-berita hoaks dan politik kebohongan kepada masyarakat,” ujar Ace di Jakarta, Rabu (24/10).

Baca: Atiqah Hasiholan Digarap Polisi Hingga Dinihari Hoaks Ratna Sarumpaet, Namun Tetap Cantik

 

nomor urut jokowi prabowo

Pada perhelatan pemilihan presiden (pilpres) 2019, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin mendapat nomor urut 1. Sedangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan nomor urut 2.

 

Ace menilai meningkatnya elektabilitas Jokowi-Ma’ruf karena masyarakat merasa kampanye yang dilakukan sangat positif. Menurutnya, hal itu sesuai arahan Jokowi kepada tim kampanyenya untuk selalu menyampaikan narasi-narasi politik yang baik dan benar.

“Jadi, dalam pilpres itu sangat penting adu konsep dan gagasan. Masyarakat sekarang sudah pintar, tak mungkin bisa diperdaya dengan berita-berita bohong,” kata Ace.

Loading...

loading...

Feeds