Kondisi Ratna Sarumpaet Tak Sehat, Tak Selera Makan di Sel Penjara

Ratna Sarumpaet usai diperiksa di Polda Metro Jaya.

Ratna Sarumpaet usai diperiksa di Polda Metro Jaya.


POJOKJABAR.com, JAKARTA- Ratna Sarumpaet mengaku kondisi kesehatannya tidak sedang baik. Selama mendekam di balik jeruji besi, nafsu makannya berkurang. Pemeriksaan lanjutan kepadanya pun dibatalkan.

Pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka Ratna Sarumpaet atas kasus penyebaran berita hoaks dibatalkan, Senin (22/10) di Mapolda Metro Jaya.

Ratna mengeluh kepada petugas agar tidak dilakukan pemeriksaan karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan penyidik.

Ratna keluar dari tahanan menuju ruangan penyidik pada pukul 14.30 WIB didampingi sejumlah petugas.

Tak lama kemudian, pukul 15.40 WIB, Ratna keluar dari ruangan penyidik kembali ke kamar tahanan Ditkrimum Pada Metro Jaya.

“Susah makan (selama di tahanan), sudah itu saja,” singkat Ratna sambil menggoyangkan tangannya, Senin (22/10).

Di tempat yang sama, kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin membenarkan jika kliennya sedang dalam kondisi tidak sehat. Sehingga, pemeriksaan akan dilanjutkan besok, Selasa (22/10) sekitar pukul 16.0 WIB.

Dia juga membenarkan jika Ratna selama di tahanan sulit makan karena beban pikiran yang mungkin sangat berat.

Saat memulai pemeriksaan pun Ratna diberi makanan ringan oleh petugas penyidik, akan tetapi belum sempat di makan.

“Hari ini ditunda lagi. Dilanjut besok sore jam 4. Memang selama di sini, makannya sulit. Banyak pikiran bisa jadi,” ujarnya.

Melihat kondisi kesehatan kliennya yang berangsur menurun, Insank dan pihak keluarga akan kembali akan mengajukan tahanan kota.

Alasan itu menjadi dasar tim kuasa hukum untuk mengusulkan Ratna sebagai tahanan kota.

Terkait dengan penambahan masa tahanan Ratna Sarumpaet yang diperpanjang, dia mengaku belum tahu keputusan itu. Kendati demikian, dirinya tetap mengusulkan status tahanan kota Ratna Sarumpaet, sebab penahanan 20 hari belum jatuh tempo.

“Kami tidak tahu, kalau penahanan diperpanjang atau tidak. Karena belum ada suratnya. Tetap diajukan, karena belum jatuh tempo. Harusnya tanggal 24 Oktober, Kamis besok,” kata Insank.

(wiw/jpc/ral/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds