Janda Cantik Rini Pakai High Heels Saat Injak Rem Ketika Mobil Terjun ke Jurang

Rini Puspitawati pakai high heels.

Rini Puspitawati pakai high heels.


POJOKJABAR.com, MADIUN– Janda cantik Rini Puspitawati menggunakan high heels saat menginjak rem ketika menyetir mobil Honda CR-V yang terjun ke jurang pekan lalu di Sarangan.

Beredar foto-foto saat evakuasi korban Rini Puspitawati dari dalam kendaraan yang sudah hancur. Dalam foto itu Rini terlihat memakai baju hitam dan menggunakan rok pendek. Sementara di kakinya menggunakan high heels warna hitam.

Proses evakuasi berlangsung cukup lama sampai 4 linggis bengkok untuk menolong wanita  berparas cantik pengemudi Honda CR-V yang belakangan diketahui bernama Rini Puspitawati.

Usai berhasil dikeluarkan dari mobil, Rini tampak digotong menggunakan tandu oleh warga dan petugas kepolisian. Terlihat jelas Rini memakai high heels berwarna hitam saat kejadian berlangsung.

Baca:

Janda Cantik Rini Masih Kritis, Alami Cedera Otak Parah dan Dada

 

High heels memang banyak digunakan wanita karena dipercaya bisa semakin memancarkan kecantikan. Selain itu, wanita yang mengenakan high heels terlihat lebih jenjang kakinya.

Alasan lain wanita kerap mengenakan high heels saat berkendara adalah karena biasanya perempuan malas berganti sepatu setelah bekerja atau menghadiri acara tertentu.

Namun sangat tidak disarankan menggunakaan saat berkendara, baik motor maupun mobil disebabkan tidak menapaknya telapak kaki secara penuh ke rem atau hal lain di sisi bawah kenderaan.

Saksi mata bernama Suratno mengatakan bahwa mobil sempat berbelok hingga menghantam tumpukan batu dan kemudian terpental.

Berita sebelumnya, pada Sabtu (13/10/2018), terjadi kecelakaan tragis yang melibatkan satu unit Honda CR-V gres keluaran tahun 2018. Mobil bercat putih dengan nopol T 1201 EJ terjun ke jurang Sarangan sedalam 200 meter, di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Pada peristiwa ini, teman satu mobil Rini yang bernama Ragil, ditemukan meninggal dunia di lokasi. Rini diketahui berprofesi sebagai PL di salah satu kafe di sana.

Sementara Ragil merupakan pria yang masih memiliki istri dan berprofesi sebagai kontraktor.

(ral/int/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds