Categories: BandungNasionalPolitik

Elektabilitas Jokowi Turun di Jatim dan Pulau Sumatera, Jawa Barat Bagaimana?

POJOKJABAR.com, SEMARANG– Capres Jokowi mengakui elektabilitasnya turun di Pulau Sumatera dan Jawa Timur jelang Pilpres 2019. Bagaimana dengan Jawa Barat dan daerah lain?

Presiden Joko Widodo pada acara pelantikan anggota Tim Kampanye Daerah (TKD) di Panti Marhaen, Semarang, Sabtu (20/10) mengatakan, target suara yang terbilang masif di Jawa Tengah, bisa digunakan untuk menutupi kekurangan di tempat lain.

Seperti sejumlah provinsi di Pulau Sumatera serta Jawa Timur. Jokowi menuturkan, di beberapa daerah itu, raihan suaranya tergerus. Menurutnya, timnya harus terus bisa menjalin hubungan, konsolidasi yang baik. Dipimpin Pak Bambang Wuryanto untuk Jawa Tengah.

“ Beliau merangkul semuanya, isu-isu, perkembangan mohon disampaikan kepadanya. Dengan begini, Insya Allah trend bisa dicapai. Angka itu kita perlukan, karena di Sumatera agak turun, Jatim juga. Nutupnya dengan yang paling banyak kontribusinya, yaitu Jateng,” terangnya.

Di tempat yang sama, Tim Pemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin menargetkan raihan suara yang lebih tinggi di Jawa Tengah pada Pilpres 2019 ini. Angkanya dipatok 82 persen guna mendorong pemenangan pasangan calon nomor urut 01 itu di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan langsung oleh Joko Widodo di acara pelantikan tersebut. Ia mengatakan, raihan suara Pilpres 2014 lalu sebanyak 64,5 persen sewaktu dirinya maju bersama Jusuf Kalla bakal dilampaui.

“Di Jateng kita targetkan 78 sampai 82 persen. Ini bukan mengada-ada. Ini kalkulasi dari trend. Yang setiap minggunya dipantau perkembangannya. Jateng trend-nya meningkatnya sangat tajam, semakin naik. Trend elektabilitas partai maupun dari calon,” katanya.

Jokowi mengatakan, dibutuhkan upaya optimal agar trend positif ini dapat terjaga. Dimana salah satunya melalui pembentukan TKD Jateng melalui komando Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Wuryanto.

“Sekarang adalah saatnya kita merawat dan menjaga supaya trend ini naik terus, lamban nggak apa. Asal jangan turun,” tegasnya.

Terpisah, Bambang Wuryanto mengatakan bahwa berdasarkan survei internal PDIP, perolehan suara Jokowi-Ma’ruf di Jateng baru 70,4 persen. Disinggung, bagaimana melakukannya, ia mengaku sudah menerima masukan soal strategi yang digunakan. Yakni canvassing melalui door to door.

(ral/gul/jpc/pojokjabar)

ikrar amin

Share
Published by
ikrar amin
Tags: capres 2019Capres Joko WidodoPresiden Joko WidodoPresiden Jokowi

Recent Posts

  • Bandung

Persiapan Mudik, Polrestabes Bandung Sibuk Tes Urine Supir Bus, Berikut Lokasinya

Saya berharap semua supir melakukan tes urine

27 Mei 2019 11:23 WIB 11:23
  • Bogor

Lomba Nasyid Milad UIKA ke-58 Dimulai, Puluhan Unit Group Nasyid Tampil

Agar lantunan pesan ilahi ini terus bergema untuk meningkatkan keimanan kita semua

27 Mei 2019 11:13 WIB 11:13
  • Bekasi

Jelang Lebaran, Ini Pesan Wakil Wali Kota Bekasi

Pemerintahan

27 Mei 2019 11:13 WIB 11:13
  • Depok

Rampok Bersenpi di Depok Gondol Brangkas-Motor

Jelang lebaran rampok makin nekat saja. Sabtu (25/5/19) malam, perampok menyatroni minimarket Alfamart di Jalan Abdul Wahab RT4/8, Kelurahan Kedaung,

27 Mei 2019 11:00 WIB 11:00
  • Bandung

Stok Darah di PMI Kabupaten Bandung Kritis

Stok darah di Unit Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung, masuk dalam kondisi kritis. Lantaran beberapa stok darah sudah habis…

27 Mei 2019 10:50 WIB 10:50