Andi Arief Serang Jokowi di Twitter, Kritiknya Semua ‘Pedas’

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief.

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief.

POJOKJABAR.com, JAKARTA– Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief menyerang pemerintahan Jokowi via Twitter. Kritik kali ini semuanya terasa ‘pedas’.

Andi Arief menyebut, selama empat tahun, Pemerintahan Jokowi disebut bangun 11 bandara, namun bandara kecil.

Dan pencapaian pembangunan yang diraih Jokowi-JK selama empat tahun terakhir memerintah, menurut dia, sudah sewajarnya. Harusnya hal tersebut jangan dipamer, karena itu bagian dari tugas mereka.

“Membangun itu tugas Presiden. Uangnya kan dari APBN. Gak perlu dipamer. Misalnya soal bangun Bandara Jokowi 4 tahun bangun 11 Bandara itu juga bandara kecil. Sementara jaman SBY ada 91 bandara besar dan perintis. Harusnya jangan dipamer, itu bagian dari tugas,” cuit Andi Arief melalui akun twitter pribadinya, @AndiArief_sekitar pukul 19.20 WIB, Sabtu (20/10/2018).

Hingga pukul 22.22 WIB, Sabtu (20/10),  twit ini sudah di retweet oleh 386 akun dan disukai 935 akun. Dan ada 185 komentar.

Andi Arief juga membandingkan, pencapaian infrastruktur sektor perhubungan di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“91 Bandara di masa pertumbuhan rata-rata 6 persen. Wajar kalau yang 4 tahun rata-rata pertumbuhan 5 persen hanya 11 bandara, itu juga rata-rata bandara kecil,” cuit Andi Arief lagi.

Untuk twit ini, hanya ada 43 retweet dan 106 suka dari para netizen hingga pukul 22.22 WIB, Sabtu (20/10).

Selain itu, pada pukul 20.47 WIB, Andi Arief melalui akun twiternya kembali menyerang pemerintahan Joko Widodo.

Walaupun tak secara eksplisit menyebut pemerintahan Jokowi, tapi dari rangkaiannya twitnya, arah twit ini adalah ke pemerintahan Jokowi.

“Sudah dua tahun ini setiap pidato isinya soal hoax. Pidatonya menjemukan, selalu takut kekalahan. Ini yang menyebabkan pilpres kali ini kehilangan mutu. Harusnya bicara bangsa ini sedang berada di samudera mana dan bagaimana mencapai tujuan kapal menyandar,” twit Andi Arief lagi.

(ral/pojokjabar)

loading...

Feeds