Sering Menangis, Janda Cantik Rini Belum Bisa Buka Mata dan Bersuara

POJOKJABAR.com, MADIUN- Janda Cantik Rini Puspitawati menjalani perawatan intensif di RS Madiun. Rini belum bisa membuka mata dan bersuara, namun sering menangis saat dibesuk.

Rini yang jatuh di jurang Sarangan, Plaosan, Magetan masih masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD dr Soedono Madiun.

Kakak Rini, Wiwik, saat berbincang di ruang tunggu RSUD dr Soedono, Rabu (17/10/2018) lalu mengatakan, Rini belum bisa membuka mata karena luka lebam yang dialaminya akibat kecelakaan itu.

Namun, Rini sudah sanggup merespons kondisi sekitar dengan gerakan kecil dan meneteskan air mata. Selasa (16/10), ada kawan Rini, Lusi yang menjenguk yang bersangkutan.

“Saat disebut nama Lusi, Rini merespons dengan meneteskan air mata,” ujar Wiwik.

Kondisi Rini sudah terus membaik. Tangan Rini juga sudah mampu meraba-raba. Tetapi, Rini Puspitawati belum mampu membuka mata dan bersuara.

“Saya sampai saat ini belum bisa berkomunikasi dengan Rini. Karena memang belum bisa membuka mata dan bersuara,” ujarnya.

Kondisi Rini saat ini jauh lebih baik dibandingkan saat pertama masuk rumah sakit. Saat awal-awal, Wiwik mengaku tidak tega melihat kondisi adiknya itu.

Ibunya Rini juga sampai tidak tega untuk bertemu anak keduanya itu.

“Tapi sekarang sudah berani. Ini yang jaga ibu saya,” ujar dia.

Karena kondisi yang sangat parah, kata Wiwik, dirinya tidak memberitahu atau memperlihatkan foto kondisi Rini kepada anak Rini. Ditakutkan anak Rini yang masih kelas 2 SD itu trauma dan takut.

Selama menjalani perawatan di ruang ICU RSUD dr. Soedono, tidak sembarang orang boleh menjenguk Rini. Hanya ada dua orang yang sering diperbolehkan masuk yaitu Wiwik dan ibunya.

Diberitakan sebelumnya, pada Sabtu (13/10/2018) telah terjadi kecelakaan tragis yang melibatkan satu unit Honda CR-V gres keluaran tahun 2018. Mobil bercat putih dengan nopol T 1201 EJ terjun ke jurang Sarangan sedalam 200 meter, di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Pada peristiwa ini, teman satu mobil Rini yang bernama Ragil, ditemukan meninggal dunia di lokasi. Rini diketahui berprofesi sebagai PL di salah satu kafe di sana.

Sementara Ragil merupakan pria yang masih memiliki istri dan berprofesi sebagai kontraktor.

(ral/madiunpos/pojokjabar)

loading...

Feeds