Tito Karnavian Tanggapi Isu Panas IndonesiaLeaks, Mukanya Begini Saat Berkomentar

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian


POJOKJABAR.com, JAKARTA- Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menanggapi isu panas IndonesiaLeaks. Tito Karnavian yang dicegat wartawan hanya memberikan komentar singkat.

Komentar atau tanggapan Jenderal Tito Karnavian ini diunggah Twitter IndonesiaLeaks @inaleaks pada 8 Oktober 2018 sekitar pukul 09.20 WIB.

Unggahan ini sudah di retweet 3.565 akun dan disukai oleh 4.276 akun hingga Rabu (17/10).

Sementara komentarnya beragam, dan sudah dikomentari oleh 489 akun. Salah satu akun berkomentar ini merupakan kasus Cicak vs Buaya session 3.

Video yang berdurasi 19 detik ini sudah ditayangkan sebanyak 203.000 kali tayang.

Tiga kali ditanyakan wartawan terkait data-data kasus ini, Tito Karnavian menjawab satu kata yang sama.

“Sudah dijawab sama humas saya,” katanya berulang hingga tiga kali.

Pada jawaban ketiga, raut muka Tito Karnavian terlihat berubah. Beberapa orang yang berada di sekitar Tito Karnavian juga terdengar mengatakan, “Sudah, sudah”. Tito Karnavian pun sembari naik ke mobil buggy yang disediakan oleh ajudannya.

Sebelumnya,  Polri membuka peluang untuk mengusut atau mengejar orang dibalik dugaan informasi hoaks yang disampaikan situs online IndonesiaLeaks.

Salah satunya soal dugaan aliran dana kepada Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto menegaskan, setiap konten yang disampaikan dalam di situs internet haruslah dipertanggungjawabkan.

Jika tidak, maka tatanan hukum akan menjadi kacau balau.

“Ketika kita menyampaikan sesuatu, ditanya siapa yang bertanggung jawab, tidak ada Pak. Ini cuma platform. Terus gimana? Apakah kita akan memintakan pertanggungjawaban HP. Susah,” ujar Setyo dalam diskusi “Menangkal Hoax Menjelang Pilpres 2019” di Kantor DPP Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK), Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (15/10).

Setyo menjelaskan menjadi pemberi informasi ke masyarakat tidaklah mudah. Ia dilatih untuk bertanggungjawab terhadap informasi yang disampaikan.

“Kalau kita kita menyatakan A, siapa yang menyatakan itu dia harus bertanggung jawab, ketika kita menyatakan A tidak ada yang bertanggung jawab, ini akan kacau ini. Tata kehidupan, tata hukum kita akan kacau,” ujarnya.

Pernyataannya itu menanggapi situs IndonesiaLeaks yang bisa menampung informasi dugaan kasus korupsi untuk disebarluaskan.

Nah, akan ada penyelidikan tentang kasus tersebut atau tidak, pihaknya tengah mempelajari.

“Ini sedang kita pelajari. Kita akan diskusikan dengan rekan-rekan,” jelasnya.

(ral/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds