Viral Video Guru Arahkan Murid Berseragam Pramuka Teriakan 2019 Ganti Presiden, Warganet Mention Lembaga Pemerintah Ini

Beredar video 2019 Ganti Presiden di Lembaga Penidikan./Foto: Istimewa

Beredar video 2019 Ganti Presiden di Lembaga Penidikan./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, BANDUNG- Beredar luas di media sosial video rekaman siswa memakai baju pramuka diduga ikut berkampanye atas arahan gurunya, Minggu (14/10/2018).

Video tersebut tersebar luas di media sosial twitter oleh akun Capres Abadi @P3nj3l4j4h.

Namun, ternyata, video tersebut juga beredar luas di Facebook di akun #TGP KataKita.

Video ini diduga membuat sejumlah warganet resah dan lantas men tag beberapa akun lembaga pemerintahan terkait untuk segera menindaknya.

“Pak @muhadjir_ef @Kemdikbud_RI saya nemu video ini beredar di FB, apakah pantas?

Mohon di telusuri video ini, di sekolah mna kah ini.?

Terima kasih atas perhatiannya.🙏

Sumber https://www.facebook.com/pageKataKita/videos/1519070224860296/ …” tulis akun Capres Abadi di Twitter.

Capres Abadi

Postingan akun Capres Abadi di Twitter./Foto: Twitter

 

Pada akun tersebut, hingga berita ini ditulis sudah mencapai 716 retweet oleh warganet.

Sedangkan seperti di Facebook, postingan ini sudah dibagikan sebanyak 851 kali oleh warganet.

Tertulis:

“Anak anak dilibatkan dan dimobilisasi dalam Politik.

Adakah Aturan atau Pasal pasal perlindungan tentang Anak anak dari KPAI.

Dan adakah Aturan atau Pasal pasal dri KPU ATU BAWASLU.

Adakah Pasal pidana Nya??

Anak anak kompak teriak 2019 ganti presiden.
Dapatkah dipidana Pelaku yg Memobilisisasi??

Mudah saja sebenarnya buat aksi tandingan,Namun apa artinya??

Ibarat saya Kumpulkan Anak anak kecil sebanyak Mungkin, lalu sya bisa imingi Uang jajan permen atau jenisNya..lalu sya Meminta anak anak Meneriakkan sesuatu. Atau yel yel.. Akan kah anak anak itu Mau… JawabanNya.

Ya jelas mau,Selain anak anak akan menerima imbalan uang jajan, anak anak itu pun,tidak Faham dan tidak tahu apa apa akan Efek yang sedang Saya Suruh Teriak atu Seru serukan.

Jadi.. apa yang Harus diBanggakan dri Kompak nya anak anak serukan 2019 ganti presiden??

Tidak ada Artinya dan dampak besarnya dalam konstelasi pilpres nanti, selain Anak anak itu belum punya hak pilih,dan dampak dri teriakan nya pun ga mempengaruhi Dewasa Politik.

👏👏

Josh Munthe,” tulis akun tersebut.

2019 Ganti Presiden di Lembaga Penidikan

2019 Ganti Presiden di Lembaga Penidikan di akun Facebook #TGP KataKita./Foto: Facebook

 

Postingan ini dikomentari sejumlah warganet:

“Hahaha. Sederhana aja : Pilkada aja,@bawaslu_RI gak berani diskualifikasi,apalagi pilpres. Jadi ketentuan yg mreka buat,ya cuman untuk show ke publik aja biar keliatan sudah bekerja,” tulis akun Hen @henlim83.

“Membalas @P3nj3l4j4h @muhadjir_ef @Kemdikbud_RI Jika ini terjadi di sekolah Negeri, gw cc kan ke @Kemdikbud_RI @Itjen_Kemdikbud. Kalau ini di sekolah swasta, gw cc kan ke @KemnakerRI. Ayoo @Kemdikbud_RI @KemnakerRI @bawaslu_RI. Jangan diam !!,” tulis Gondrong Tua @wArna_sUara

“@P3nj3l4j4h @muhadjir_ef @Kemdikbud_RI. Kalo ga ada tindakan,apa perlu kita lakukan hal yg sama? Biar adil. Bgmn pak @muhadjir_ef @Kemdikbud_RI ?,” kata Chusnul chotimah @CH_chotimah.

Sejauh ini belum diketahui pasti siapa oknum guru yang menggerakkan sejumlah anak berbaju pramuka itu untuk meneriakkan secara kompak yel-yel hastag 2019 ganti presiden.

Termasuk dari lembaga pendidikan mana, apakah negeri ataukah swasta.

(mar/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds