Gagal “Bulan Sapuluh Bacucu”, 4 Keluarga Ibu Warga Desa Pombewe Sigi Jadi Korban Likuifasi, Kisahnya Bikin Iba

Baena, urung jadi nenek setelah anak, menantu dan cucu yang dalam kandungan jadi korban likuifaksi akibat gempa dan tsunami./ Foto:  Medil

Baena, urung jadi nenek setelah anak, menantu dan cucu yang dalam kandungan jadi korban likuifaksi akibat gempa dan tsunami./ Foto: Medil

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Warga Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah ini memiliki kisah pilu.

Nama warga tersebut Baena (40).

Baena merupakan salah satu dari puluhan ribu korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah.

Impiannya menjadi seorang nenek gagal setelah anak, menantu, dan cucunya yang masih dalam kandungan, tewas dalam bencana likuifaksi di Petobo, Palu Selatan.

Pada peristiwa nahas 28 September 2018 itu, empat keluarga Baena yang bermukim di Petobo ikut jadi korban.

Antara lain anaknya, Ikbal (25) bersama istri Lastri (25). Juga besannya yang bernama Fitria (50) dan anaknya Azilah (4).

Ibu tiga anak ini mengisahkan dirinya baru mengetahui bahwa anak dan menantunya menjadi korban likuifaksi Petobo sehari setelah bencana.

loading...

Feeds