Heboh Buku Merah, Partai Gerindra Beberkan Keheranan Kapolri Jenderal Tito Karnavian Jadi Sasaran Tembak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bersama Kapolri Jendral Tito Karnavian./Foto: jpc

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bersama Kapolri Jendral Tito Karnavian./Foto: jpc

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengaku heran lantaran Kapolri Jenderal Tito Karnavian tiba-tiba menjadi sasaran tembak.

Dugaan Tito menerima uang mencuat menyusul desas-desus tentang hilangnya barang bukti catatan pengeluaran dana pengusaha Basuki Hariman.

Catatan itu teruang dalam buku merah milik Serang Noer IR, yang belakangan diduga dirobek dua oknum penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Ada keanehan, yang jadi sasaran tembak hanyalah Tito Karnavian,” kata Arief, Rabu (10/10) malam.

Anak buah Prabowo Subianto di Partai Gerindra itu menilai tuduhan yang beredar tersebut sebagai bentuk ketidakadilan terhadap Tito yang kini memimpin institusi Polri.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian,

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

 

“Sepertinya ada operasi terstruktur untuk mencopot Tito Karnavian dari posisi Kapolri,” ungkap Arief.

Menurut Arief, bukti-bukti berupa catatan catatan seperti itu tidak serta-merta bisa dijadikan sebuah pembenaran akan adanya aliran dana kepada Tito.

loading...

Feeds