Inisiator Gerakan #2019GantiPresiden Sebut Ratna Vokal Kritik Pemerintah, Begini Penglihatan Elite PKS

Ratna Sarumpaet./Foto: ps

Ratna Sarumpaet./Foto: ps


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Mardani Ali Sera angkat suara soal ramainya kabar pengeroyokan terhadap Ratna Sarumpaet.

Inisiator gerakan #2019GantiPresiden ini menengarai kabar pengeroyokan terhadap Ratna Sarumpaet bermuatan politis.

Elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan tindakan itu terjadi karena Ratna vokal mengkritik pemerintah.

“Saya agak bisa ambil kesimpulan ini upaya untuk membungkam Ratna Sarumpaet,” kata Mardani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/10).
Mardani menambahkan, sebagai korban tentu Ratna lah yang paling tahu motif dari penganiayaan tersebut. Hanya saja, dia melihat selama ini koleganya itu memang sangat vokal menyuarakan #2019GantiPresiden.

Mardani Duga Ratna Dikeroyok Lantaran Vokal Suarakan Ganti Presiden
Inisiator gerakan #2019GantiPresiden Mardani Ali Sera menengarai pengeroyokan terhadap Ratna Sarumpaet bermuatan politis. (Igman Ibrahim/JawaPos.com)

“Bagi saya ini sesuatu yang tidak perlu terjadi. Siapapun berhak untuk mengemukakan pendapatnya. Kami selalu melakukan pendekatan yang santun. #2019GantiPresiden itu gerakan sosial yang ingin negeri ini baik,” kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandi itu.

Menurut Mardani, kritik yang dilayangkan Ratna kepada pemerintah merupakan bagian dari demokrasi. Kritik, kata dia, berfungsi sebagai kontrol terhadap jalannya pemerintahan.

“Adanya oposisi dalam sistem demokrasi itu kan baik. Dia menjaga demokrasi untuk tumbuh. Ada kontrol. Jadi, orang seperti Ratna bermanfaat besar bagi Pak Jokowi dan kawan-kawan. Karena kalau tidak ada orang seperti Ratna, akan muncul diktator,” pungkasnya.

Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet./Foto: ps

 

Hoax! Kabar Ratna Dikeroyok di Bandara

Sebelumnya, beredar sebuah foto perempuan yang wajahnya penuh dengan luka lebam. Perempuan dalam foto dikabarkan adalah aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Ratna Sarumpaet.

Saat dikonfirmasi, Koordinator Juru Bicara Tim Pemenangan Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan perempuan dengan penuh luka lebam itu tak lain adalah Ratna Sarumpaet. Dahnil menambahkan, pengeroyokan itu terjadi pada 21 September 2018 di Bandung, Jawa Barat.

Dia mengatakan, Ratna dikeroyok di dalam mobil saat berada di bandara Bandung. Akan tetapi, informasi dari Dahnil ini dibantah oleh Humas Bandara Husein Sastranegara Bandung Mabruri dan Public Relation Manager Angkasa Pura II, Yado Yarismano.
“Hoax itu,” kata Mabruri lewat pesan singkatnya kepada JawaPos.com, Selasa (2/10).

“Saya udah konfirmasi, ini hoax Mas menurut teman-teman kami di lapangan. Di semua bandara Bandung tidak ada,” kata Yado dihubungi terpisah.

Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet terlihat berwajah berbeda saat berfoto dengan Fadli Zon./Foto: Rmol

(aim/jpc/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds