Kakak Haringga Sirla Minta Kasus Adiknya Tak Dikaitkan Agama, Denny Siregar Tertawa dan Katakan Ini

Ayah Almarhum Haringga Sirla saat menunjukkan koleksi anaknya./Foto: jpc

Ayah Almarhum Haringga Sirla saat menunjukkan koleksi anaknya./Foto: jpc


POJOKJABAR.com, BANDUNG–¬†Cuitan Denny Siregar melalui akun Twitter pribadinya @Dennysiregar7, membuat khawatir kakak Almarhum Haringga Sirla.

Namun kekhawatiran tersebut justru dinilai berlebihan oleh pegitat media sosial tersebut.

Hal itu disampaikan Denny Siregar saat dihubungi JawaPos.com (Pojoksatu.id group), Jumat (28/9).

Denny mengatakan bahwa dirinya hanya menyoroti sekelompok orang yang menyiksa Haringga Sirla, 23, dengan kalimat tauhid pada video
yang beredar.
“Saya hanya menyoroti perilaku sekelompok orang yang melantunkan kalimat tauhid sambil mengeroyok orang,” ujar Denny Siregar, kepads JawaPos.com Jumat (28/9).

Ia juga menambahkan, hal yang dikatakan kakak sulung Haringga Sirla adalah hal yang lucu.

Karena dia hanya melihat dari sisi sekelompok orang yang membawa kalimat tuhan dalam kegiatan kriminal.

Menurutnya itu sama halnya dengan pelaku bom bunuh diri.

“Hahaha. Lucu ah. Yang saya soroti adalah kelompok orang yang dengan mudahnya membawa kalimat Tuhan dalam kegiatan kriminal. Mirip dengan pelaku bom bunuh diri yang teriak “Tuhan Maha Besar”. Saya sendiri Islam. Tidak rela agama saya difitnah dengan perilaku oknum-oknum seperti itu,” katanya.

Selain itu, dia juga menganggap hanya melakukan kritik terhadap oknum yang dinilai memfitnah agamanya sendiri seperti yang terekam dalam video pengeroyokan Haringga, Minggu (23/9).

“Perang agamanya di mana? Wong saya melakukan kritik terhadap oknum dalam agama saya sendiri. Lebay ah,” imbuh Denny.

Haringga Sirila semasa hidup

Haringga Sirila semasa hidup./Foto: jpc

 

Sebelumnya Mayriska Sirawati, 29, yang merupakan Kakak Haringga Sirla, mengatakan terkait kematian adik jangan sampai dikaitkan dengan dengan hal-hal yang berbau agama. Karena menurutnya akan terjadi perang antar sesama umat beragama.

“Jangan sampai karena kasus ini, nanti terjadi perang agama. Saya tidak mau ada SARA saya tidak mau kalau nanti ada perang,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, Islam itu merupakan agama yang mengajarkan hal-hal baik dan cinta akan perdamaian, bukan pada hal tragis yang menimpak adik tercintanya.

Haringga Sirilla

Mira, Ibu Haringga menunjukkan foto semasa hidup anaknya yang tewas dikeroyok suporter Persib./Foto: jpc

 

“Dalam Islam tidak seperti itu. Semua yang diajarkan Islam itu baik, cinta damai. Tapi ini kan kekerasan, kekejaman yang tidak punya prikemanusiaan,” tegas Riska.

Seperti diberitakan sebelumnya, beredar video pengeroyokan Haringga Sirla yang terdengar adanya lantunan kalimat tahuid.

Kepolisian sendiri masih menyelidiki kebenaran video tersebut. Karena terdapat beberapa video dengan versi yang berbeda-beda.

Tiga oknum bobotoh puas keroyok haringga langsung ngopi bareng

Rekonstruksi pengeroyokan suporter Persija Jakarta Haringga Sirla oleh oknum bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA)./Foto: jpc

(dik/mar/jpc/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds