SBY Walk Out, Bawaslu Bakal Buka Pintu Jika SBY Lapor, Hinca Langsung ‘Bela Habis-habisan’

Badan Pengawas Pemilu

Badan Pengawas Pemilu

POJOKJABAR.com, BANDUNG- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membuka pintu jika Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melaporkan dugaan pelanggaran saat acara kampanye damai di Monas, Minggu kemarin.

Diberitakan dari Kantor Berita Politik RMOL (Pojoksatu.id group), Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja menilai aksi mengundurkan diri saat acara deklarasi kampanye damai merupakan hak SBY. Namun alasan dari mengundurkan diri harus ditelik lebih dalam. Hal inilah yang menjadi alasan pihaknya siap menerima laporan dari SBY.

Di sisi lain, Bagja juga mejelaskan bahwa pihaknya juga melakukan penelusuran terkait adanya dugaan pelanggaran. Salah satunya mengenai banyaknya atribut partai dan atribut ormas pendukung salah satu paslon capres dan cawapres.

“Memang ada kesepakatan bahwa tidak boleh membawa atribut, karena atribut disediakan oleh KPU. Nah, tiba-tiba ada yang membawa atribut di luar kesepakatan itu. Yang kami sayangkan seperti itu,” ujarnya kepada wartawan di kantornya, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (24/9).

Sebelumnya SBY melakukan aksi walkout dalam acara kampanye damai. Hal itu lantaran adanya aturan yang dilanggar oleh KPU selaku penyelenggara acara. Akibatnya, SBY tak ikut menandatangani komitmen kampanye damai.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, presiden keenam RI itu melakukan aksi walk out karena ada pendukung pasangan calon Jokowi-Ma’ruf yang menggunakan atribut kampanye. SBY juga mengaku mendapat sorak oknum yang beratribut Ormas Projo.

(aga/rmol/pojokjabar)

loading...

Feeds

Ngelem

Miris, Masih SD Sudah Ngelem

Tiga bocah yang masih berstatus pelajar salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cugenang, tertangkap basah sedang asyik menggelar pesta …