Bakal Bikin Kaget, Rian D’Masiv Minta Liganya PSSI Jangan Ditutup Hanya karena Ini Alasannya

Rian D'masiv sebut harus ada sanksi tegas atas hilangnya nyawa Haringga Sirila./Foto: jpc

Rian D'masiv sebut harus ada sanksi tegas atas hilangnya nyawa Haringga Sirila./Foto: jpc


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Kabar duka menyelimuti sepak bola tanah air. Pada laga Persib vs Persija yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/09), suporter Persija bernama Haringga Sirla meninggal akibat dikeroyok sekelompok oknum supporter lawan.

Kepergian Haringga menjadi viral dan banyak pihak yang menyayangkan aksi anarkis oknum suporter Persib tersebut, salah satunya Rian D’Masiv. Menurut Rian, suporter harus mendukung klub yang mereka idolakan tapi dukungan yang diberikan jangan sampai merugikan pihak lain.

“Suporter dukung dengan loyalitas, ngasih semangat para pemain, tapi jangan sampai anarkis. Karena itu merugikan semuanya,” ucap Rian D’Masiv.
Rian D’Masiv Setuju Sanksi Tegas Harus Diberikan PSSI pada Persib. Menurut pria berusia 31 tahun itu, dukungan tidak boleh anarkis apalagi menyebabkan nyawa seseorang melayang.

Tidak masalah jika pertikaian antar suporter berlangsung dalam bentuk celaan, karena hal itu juga terjadi di dunia.

Haringga Sirla

Haringga Sirla, korban pengeroyokan saat jadwal pertandingan Persib VS Persija, Minggu (23/9/2018)./Foto: Istimewa

“Aku sempat nonton langsung Liverpool sama MU (Manchester United). Memang saling cela-celaan, tapi hanya sampai di situ. Walau berantem, ya berantem, tapi nggak yang sampai keroyokan meninggal gitu sampai nyawanya hilang,” ucap Rian.

Akan tetapi, Rian tidak setuju jika kompetisi dihentikan setelah ada kasus pengeroyokan terhadap Haringga. Sebab, hal itu menyangkut hajat hidup orang banyak.

Haringga Sirla

Haringga Sirla, korban pengeroyokan saat jadwal pertandingan Persib VS Persija, Minggu (23/9/2018)./Foto: Istimewa

 

“Kalau dibubarin (Liga-nya) janganlah, karena itu kan industri juga. Banyak pihak yang dirugikan pasti nanti,” tegas Rian D’Masiv.

Sebaliknya, Rian mendukung adanya sanksi tegas dari lembaga yang menaungi sepak bola di tanah air. Misalnya, sanksi berupa diberhentikan sementara atau tidak boleh ikut pertandingan.

“Sebenernya itu kan udah jadi tanggung jawab panitia pelaksana ya (keamanan dan sanksi). Jadi tuan rumahnya siapa, semua sampai keamanan jadi tanggung jawab klub itu sendiri harusnya. Kalau sanksi itu kebijakan dari PSSI, tapi gimana caranya itu bisa bikin oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ini jera lah. Saman dulu kan kalau di Inggris pernah ada kejadian juga sampai 5 tahun nggak boleh main di ajang-ajang luar Inggris,” tandas Rian.

Haringga Sirilla

Mira, Ibu Haringga menunjukkan foto semasa hidup anaknya yang tewas dikeroyok suporter Persib./Foto: jpc

(yln/jpc/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds