Ajukan 250, Sepuluh Formasi CPNS Pemkot Cimahi Tidak Disetujui

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi mengajukan 250 formasi Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemepan RB), dari kuota 238 ribu orang se-Indonesia. Akan tetapi, pengajuan itu hanya disetujui sebanyak 240 formasi.

Kepala Badan Pengelolaan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi, Harjono menjelaskan, untuk saat ini pihaknya fokus terhadap kebutuhan tenaga pengajar dan tenaga kesehatan seperti dokter spesialis, bidan serta perawat.

“Untuk memenuhi kebutuhan guru Sekolah Dasar (SD) sebanyak 195 formasi. Tenaga lainnya sebanyak 195 formasi,” jelas Harjono.

Menurut dia, kekurangan guru berstatus PNS di Kota Cimahi sendiri sebetulnya sudah berlangsung cukup lama. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan, Kota Cimahi kekurangan guru SD sebanyak 400 orang.

“Mudah-mudahan dengan formasi CPNS ini sedikitnya bisa menambal kekurangan guru yang sampai 400 orang. Sekarang disiasasti dulu dengan mengangkat guru honorer,” tuturnya.

Dari 240 formasi yang diberikan, kata dia, ada empat formasi khusus bagi Honorer Kategori 2 untuk guru. Namun, mereka tetap harus mengikuti seleksi umum seperti pelamar lainnya.

Selain itu, ada juga persyaratan khusus yang harus dipenuhi K2. Diantaranya usianya maksimal 35 tahun per 1 Agustus mendatang, lalu pernah mengikuti tes CPNS tahun 2013 lalu.

“Itu harus dibuktikan dengan kartu kepesertaan tes,” tambahnya.

Sesuai instruksi Menpan RB, lanjut dia, pihaknya juga akan menyediakan formasi khusus penyandang disabilitas dan peraih cumlaude. Tapi, formasi itu saat ini masih dibahas.

“Kita sedang memformulasikan mana yang cocok untuk memfasilitasi difabel dan yang punya kemampuan di atas rata-rata,” jelasnya.

Berdasarkan informasi, pembukaan dan pendaftaran CPNS akan dibuka 19 September mendatang. Pendaftaran dibuka melalui sistem daring atau online.

(RBD/cr1/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds