Dinas PUPR Kota Cimahi Angarkan Rp 25 Miliar untuk Perbaikan Jalan

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) saat ini tengah melakukan pengerjaan rehabilitasi sejumlah ruas jalan.

Berdasarkan data DPUPR, saat ini ada sekitar 17 ruas jalan yang sedang dilakukan perbaikan dengan sistem overlay atau lapis perkerasan tambahan untuk lapis jalan awal yang rusak atau tidak sempurna.

Ke-17 ruas jalan yang sedang dilakukan pengerjaan overlay diantaranya ruas Jalan D. Hardjakusumah, Jalan Encep Kartawirya, Jalan Pesantren, Jalan Sangkuriang, Jalan Gedung Empat, Jalan Siriwijaya, dan sejumlah ruas jalan lainnya di Kota Cimahi.

Menurut Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR, Wilman Sugiansyah, tahapan pengerjaan saat ini sudah memasuki pengerjaan fisik di beberapa ruas jalan, salah satunya di Jalan Cihanjuang.

“Pengerjaan untuk 17 ruas jalan itu sudah dilaksanakan sejak beberapa hari kemarin. Ada juga mobilisasi alat dan persiapan pengerjaan untuk ruas jalan lainnya,” kata Wilman.

Pengerjaan overlay sendiri, kata Wilman, sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan pada masyarakat terutama saat sedang berkendara, meskipun kondisi beton di sejumlah ruas jalan saat ini masih dalam kondisi cukup baik.

“Memang ada beberapa jalan beton yang masih bagus, tapi justru membuat kendaraan itu cepat gundul bannya, karena sangat menggerus. Overlay ini lapisan keras lunak, dan tentunya bisa tahan lama,” ujarnya.

Tak hanya overlay di 17 ruas jalan Kota Cimahi, Dinas PUPR juga sedang melaksanakan pengerjaan pemasangan U-Ditch atau beton U untuk saluran drainase, salah satunya di Jalan Martasik.

“Jadi ada beberapa ruas jalan yang drainasenya diperbaiki, dengan pemasangan U-Ditch, ada juga yang trotoarnya diperbaiki. Jadi pengerjaan ini sesuai kebutuhan, secara keseluruhan ada 22 paket pengerjaan,” katanya.

Untuk menuntaskan proyek overlay di 17 ruas jalan dan sejumlah proyek lainnya, Dinas PUPR menyiapkan anggaran hingga Rp25 miliar bersumber dari APBD Kota Cimahi. Wilman mengungkapkan agar masyarakat memaklumi kondisi lalulintas di titik yang ruas jalannya sedang diperbaiki, dan meminta masyarakat mencari alternatif jalan lain agar terhindar dari kemacetan.

“Kita tidak ingin menyebabkan kemacetan parah, makanya pengerjaan ini kita lakukan pada malam hari. Rata-rata pengerjannya itu 2 bulan,” tandasnya.

(RBD/cr1/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds