Bennu Sorumba Blak-blakan Soal Make-Up Artist

Hasil riasan Bennu Sorumba (jpc)./Foto: Instagram

Hasil riasan Bennu Sorumba (jpc)./Foto: Instagram

Cari Aman

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Demi terlihat cantik dan sempurna saat hari pernikahan, tak jarang kaum hawa rela merogoh kocek dalam-dalam untuk menyewa jasa make-up artist terbaik.

Salah satu make-up artist (MUA) kondang langganan para selebritis, Bennu Sorumba pun mengakui adanya permintaan pasar yang meningkat pada saat musim pernikahan.

Seorang make-up artist yang telah menangani selebriti hingga pejabat, umumnya memiliki tarif yang cukup fantastis. Ketika ditanya tarif untuk make-up wedding, Bennu Sorumba menyebut semuanya bergantung pada request. Namun harga rata-rata untuk kliennya di Jakarta, biasanya dimulai dari Rp 30 juta rupiah.

“Kalo untuk wedding biasanya dari 30 juta, itu untuk satu pengantin. Baik yang tradisional atau internasional. Kalo pengantin pria paling touch up dikit-dikit aja,” ungkap MUA asal Kendari Sulawesi Tenggara ini kepada Jawapos.com beberapa waktu lalu.

Bonru Sorumba

Bennu Sorumba tengah merias (jpc)./Foto: Instagram

Bennu Sorumba pun menjelaskan untuk pasar wedding, para klien yang ia tangani masih menyukai gaya riasan tebal. Gaya make-up ini masih menjadi pilihan karena ingin terlihat ‘pangkling’ di hari istimewanya.

“Klien aku rata-rata menyukai make-up bold. Waktu itu aku sempat bikin polling di Instagram, soft atau bold? lalu mereka banyak bilang bagus bold. Dari situ aku pertahankan ciri khas ku. Walaupun bisa juga dengan yang flawless. Semuanya tergantung request,” tambahnya.

Untuk mendandani satu pengantin, ia pun membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Hal itu ia lakukan untuk bisa memaksimalkan hasil riasan dan dapat lebih santai ketika merias. Diakuinya saat ini ia hanya fokus melayani make-up saja, sementara untuk hair do atau rambut ia serahkan kepada rekan hairstylist.

Diakui Bennu, perlu keterampilan dan proses belajar yang konsisten untuk bisa mempertahankan identitas di tengah persaingan. Khususnya pasar make-up wedding saat ini sudah semakin kompetitif, bahkan ada yang menawarkan harga murah. Ia pun menekankan pentingnya memiliki sikap yang ramah kepada setiap klien.

“Aku belajar dengan service, kadang aku kasih make-up gratis, mereka seneng banget. Dengan begitu mereka inget lagi. Bahkan klien aku yang dari tahun 2010 masih kontak aku untuk make-up sodaranya yang mau nikah,” tandasnya.

(fid/jpc/pojokjabar)


loading...

Feeds