Insentif Guru Ngaji di Kabupaten Bandung Barat Sulit Cair

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, BANDUNG BARAT – Ketua Forum Silaturahmi Guru Ngaji Nusantara (FSGN) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Badrul Muqtadir belum lama ini menggelar audensi dengan Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Dadang M Ma’soem belum lama ini.

Dalam audensi itu, Asep memgatakan, miminta kepada Pj Bupati Bandung Barat untuk mengeluarkan kebijakan untuk mencairkan intensi guru ngaji di KBB.

“Alhamdulillah beliau (Pj bupati KBB, red) langsung menelepon Kepala Dinas Pendidikan KBB Imam Santoso,” ujar Asep ditemui di Padalarang, Senin (13/8).

Dalam percakapan ditelepon itu, kata Asep, Kadisdik menegaskan, jika intensif untuk guru ngaji tidak ada di disdik.

“Pak bupati mengatakan di telepon, kenapa saling lempar, ada apa?,” kata Asep.

Penasaran dengan jawaban kadisdik, Asep menemui Kepala Bidang di Disdik Hasan Hasannudin yang menyatakan, lanjut Asep, jika intensif untuk guru ngaji ada di disdik.

“Jadi mana yang benar? Karena program intensif untuk guru ngaji dari pemda melalui FSGN sudah ada sejak 2009. Ya kami berharap, intensif guru ngaji segera dikeluarkan di tahun ini,” sebutnya.

Pihaknya meminta kepada Bupati KBB terpilih untuk membantu intensif guru ngaji di KBB.

“Para guru ngaji pada tahun kemarin dapat intensif Rp500 ribu per orangnya dengan jumlah 7000 lebih dan terakomodir empat ribu lima ratus, ya dapat bantuan intensif seluruhnya sekitar Rp 2 miliar,” tandasnya.

(RBD/apt/net/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds