Askot Cimahi Hanya Dapat Dana Bantuan Rp250 Juta

Ilustrasi

Ilustrasi

Cari Aman

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Asosiasi Sepak Bola Kota (Askot) Cimahi sangat kecewa dengan pemberian dana bantuan yang hanya sebesar Rp 250 juta. Pasalnya pada tahun tahun sebumnya Askot Cimahi menerima bantuan untuk pembeniaan sepak bola di Cimahi sebesar Rp 1 Miliar.

Ketua Askot Cimahi, Yus Rusnaya mengungkapkan, pihaknya tentu sangat kecewa dengan jumlah bantuan tersebut, lantaran meski sepak bola Cimahi tidak bisa lolos menuju Pekan Olahraga Daerah (Porda Jabar) ke XIII di Bogor, namun pihaknya tetap harus menjalankan program sepak bolanya secara nasional.

“Sekarang usia 13 dan 15 masuk tingkat provinsi. Itu kan dananya tetep harus disiapkan oleh Askot Cimahi,” kata Yus.

Menurut Yus, saat ini dana yang ada hanya bisa mencukupi untuk pendaftaran dan persediaan pembelian kostum klub usia 13 dan 15 saja. Sedangkan untuk mengarungi kompetisi tingkat provinsi tersebut, pihak Askot belum sama sekali mengantongi dana.

“Kita kan butuh anggaran untuk penginapan, keseharian mereka, kita belum punya. Padahal sama kita juga membawa nama Kota Cimahi. Sekarang kita masih kebingungan mencari dana agar tetap bisa mengikuti pertandingan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, dengan anggaran bantuan yang hanya Rp 250 juta otomatis akan mengganggu pembinaan bagi para atlet sepak bola.

“Tentu penyelenggaraan kompetisi internal Askot juga akan terganggu. Apalagi sekarang kita belum punya dana untuk itu. Itu kan sudah masuk menghambat pembinaan,” imbuhnya.

Namun demikian, Yus mengaku, pihaknya akan terus berupaya terus untuk mencari solusi agar bisa tetap menyelenggarakan kegitan serta program progran dari PSSI.

“Program tetap jalan. Kita akan coba komunikasi dengan lembaga lain baik lembaga kedinasan di Pemkot Cimahi atau di luar,” pungkasnya.

(RBD/gat/pojokjabar)


loading...

Feeds