Tempat Relokasi Warga Terkait Dampak Pembangunan Pasar Atas Cimahi Belum Jelas

ILUSTRASI : Kondisi pembangunan Pasar Atas Barokah yang mangkrak di Jalan Djulaeha Karmita, Kota Cimahi, Selasa, belum lama ini. Riana Setiawan/RADAR BAN DUNG

ILUSTRASI : Kondisi pembangunan Pasar Atas Barokah yang mangkrak di Jalan Djulaeha Karmita, Kota Cimahi, Selasa, belum lama ini. Riana Setiawan/RADAR BAN DUNG

Cari Aman

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi menjanjikan pembangunan Pasar Atas akan dimulai akhir tahun ini. Pasar yang sudah mangkrak selama hampir lima tahun ini akan dibangun dengan anggaran sebesar Rp 57 miliar.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi Adet Candra meyebutkan, proses lelang pembangunan pasar atas sudah memasuki tahap akhir.

Rencananya, gedung pasar akan dibangun dua lantai. Lantai dasar diperuntukan untuk lahan parkir, sementara lantai satu dibuat untuk 500 kios pedagang, masing masing ukurannya 2 X 2 meter dan 2 x 3 meter.

“Tapi kita mau fokus dulu di 423 kios sesuai dengan jumlah pedagang yang ada saat ini. Itu nanti yang lantai paling atas kalau ada pedangan yang mau, silahkan bangun tapi dana sendiri” ucapnya di Kantor Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusuma, Senin (2/7).

Selama proses pembangunan, Pemerintah Kota Cimahi akan merelokasi sementara sebagian warga sekitar, khususnya yang berada di RW 05 Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Atas.

Tujuannya, agar mereka tidak terganggu dengan suara bising alat berat dan pegawai. Meski begitu, Ketua Rw 05 Kelurahan Cimahi Kecamatan Cimahi tengah Yoga Indra meyebutkan hingga hari ini Pemkot Cimahi belum memberikan tempat yang akan dijadikan tempat relokasi warga.

“Katanya warga akan direlokasi satu bulan setelah pemenang tender diumumkan, kalau nggak Juli akhir paling telat awal Agustus,” katanya.


loading...

Feeds