Ribuan Masyarakat Cimahi Terkena Penyakit TB MDR

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Ribuan masyarakat Cimahi terkena penyakit Tuberkulosis Multi Drug Resistant (TB MDR). Penyebabnya tak lain adalah pola hidup yang tidak terjaga. Selain itu, lama dan mahalnya pengobatan menjadi salah satu masalah bagi warga yang terkena penyakit tersebut.

Berdasarkan data yang tercatat pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, secara keseluruhan selama tahun 2017, sebanyak 1.800 kasus TB.

Sedangkan tahun 2018 hingga triwulan awal sudah mencapai 366 TB biasa. Sementara kasus TB MDR tahun 2018 sebanyak 45 orang dan 6 diantaranya meninggal dunia.

Menurut Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Fitriani Manan, penyakit TB MDR dan TB yang biasa disebut Tuberkulosis itu sama saja, namun bedanya TB MDR sulit untuk diobati. Maksimal pengobatannya harus dilakukan selama dua tahun secara berkala.

“Pengobatan TB MDR harus ditemukan dan secara teratur agar tidak fatal akibatnya,” kata Fitri Jumat (22/6). Selain pengobatan yang membutuhkan waktu lama, lanjut dia, biayanya pun cukup besar.

Untuk TB biasa biayanya sekitar Rp 200 ribu. Tapi, TB MDR ini bisa mencapai Rp 200 juta. Dengan begitu, jika menilik dari biaya pengobatan TB MDR yang sangat mahal ini, kemunkinan tidak semua orang bisa membiayai penobatannya.

Loading...

loading...

Feeds