Jalur Mudik Selatan Alami Kepadatan pada H-2, Begini Kondisinya

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Memasuki H-2 Jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah jalur mudik selatan, Kabupaten Bandung, mengalami kepadatan. Puluhan ribu kendaraan dari arah barat ke timur (Bandung menuju Tasik-Garut) pun mengular beberapa kilometer.

Volume kendaraan baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4) ini mulai meningkat Rabu (13/6) dini hari. Kepadatan arus lalu lintas di jalur selatan ini sudah terlihat dari Cicalengka menuju ke perbatasan Kabupaten Bandung melalui Nagreg.

Melonjaknya jumlah kendaraan ini membuat petugas dari jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) beserta Kepolisian Resor (Polres) Bandung melakukan berbagai cara. Salah satunya memisahkan lajur untuk R2 dan R4 demi mengurai kemacetan.

Baca:

Ditemui dikawasan Nagreg, sejumlah pemudik mengaku arus lalu lintas mulai padat begitu keluar beberapa kilometer dari Cileunyi. Seperti yang diungkapkan Warsito pemudik asal Depok yang berencana ke Wonosari, Jawa Tengah melalui Jalur Selatan.

“Saya mulai berangkat dari Depok itu  jam 9 malam pak. Diperjalanan tepatnya di Bekasi sempat terjadi kamacetan. Itu cukup parah didalam tol. Nah masuk ke jalur selatan Rabu pagi terjadi kepadatan lagi pas di Cicalengka sampai sini,” ujar Warsito.

Pemudik lainnya, Adi Manurung, yang menggunakan motor menuturkan,  dimulai dari kawasan Cibiru, Kota Bandung, arus lalu lintas sudah mulai padat cukup parah. Begitu melintasi jalur Cicalengka-Nagreg dirinya pun kembali terjebak kepadatan lantaran membludaknya jumlah kendaraan.

“Saya harus menempuh waktu lebih dari 2 jam sejak di Cibiru sampai ke Nagreg. Rencananya mau ke Ciamis, naik motor biar lebih praktis sama istri dan temen-temen tapi tersendat terus meski berangkat dari Bandung jam 5 shubuh,” katanya.

(jar/rmol/pojokjabar)

loading...

Feeds