Disdukcapil Bandung: Perekaman E-KTP untuk Lansia Terhambat Alat

PEREKAMAN: Petugas Disdukcapil melakukan perekaman KTP elektronik dengan metode mendatangi rumah warga di Kelurahan Samoja, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Senin (2/4/18). RIANA SETIAWAN/ RADAR BANDUNG

PEREKAMAN: Petugas Disdukcapil melakukan perekaman KTP elektronik dengan metode mendatangi rumah warga di Kelurahan Samoja, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Senin (2/4/18). RIANA SETIAWAN/ RADAR BANDUNG


POJOKJABAR.com, BANDUNG – Sejumlah warga penyandang disabilitas dan lanjut usia(Lansia) di Kelurahan Samoja, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung melakukan perakaman e-KTP. Perekaman tersebut bukan hanya pelengkap data melainkan untuk coklit saat Pilkada mendatang.

Lurah Samoja, Murni Hidayah menjelaskan, di wilayahnya tak kurang ada 17 warga penyandang disabilitas dan lansia. Dalam satu hari baru empat warga disabilitas dan lansia yang terlayani lantaran hanya ada satu alat perekaman.

“Ini sangat penting untuk warga biasa ataupun dengan berkebutuhan khusus mendapatkan hak yang sama, bukan hanya untuk pelengkapan data saja melainkan identitas diri,” ujar Murni.

Disinggung mengenai efisiensi menggunakan satu alat, Murni mengaku, untuk memang belum maksimal. Padahal, kata dia, Kecamatan Batununggal memikiki 83 RW, 8 kelurahan. Sedangkan untuk kelurahan Samoja ada 11 RW.

“Dalam menangani perekaman untuk satu disabilitas dikatakanya memerlukan waktu kurang lebih setengah jam. Artinya, melayani satu orang saja perlu waktu jadi kalau bisa alatnya ditambah untuk mempercepat,” ucapnya.

Untuk estimasi waktu perekaman menurutnya, semua disesuaikan dengan situasi dan kondisi. “Sebelumnya ada yang memerlukan waktu 45 menit, bahkan ada yang hampir satu jam lebih karena ada lansia yang lumpuh dan tidak bisa bergerak,” terangnya.

Murni melanjutkan, jika alat perekaman disabilitas ada empat atau lima menurutnya sudah lumayan mempercepat perekaman. Sebab, kata dia, sejauh ini banyak warga yang ingin cepat dapat pelayanan.

“Kalau bisa ditambah alat perekamannya,” lanjut Murni.

Meski begitu, Murni mengapresiasi, kinerja Disdukcapil yang berupaya melakukan pendataan terhadap warga yang berkebutuhan khusus dan lansia.

“Memang ada keterbatasan, tapi yang paling penting adalah kesabaran pegawai melakukan perekaman. Kami berharap warga disabilitas dan lansia di Kelurahan Samoja bisa cepat tuntas dan mendapatkan kartu identitas,” pungkasnya.

(RBD/cr3/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds