Pakai Cara Unik, Puluhan Mahasiswa Se-Jabar Demo Tolak Kenaikan Pertalite

Sejumlah mahasiswa mendorong motor sejauh 6 meter ke depan pertamina Kota Bandung, Jalan Wirayuda Timur, Rabu (4/4/2018) siang./Foto: Ikhsan

Sejumlah mahasiswa mendorong motor sejauh 6 meter ke depan pertamina Kota Bandung, Jalan Wirayuda Timur, Rabu (4/4/2018) siang./Foto: Ikhsan


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Jawa Barat melakukan aksi unjuk rasa tentang kenaikkan harga pertalite dengan cara mendorong motor sejauh 6 meter ke depan pertamina Kota Bandung, Jalan Wirayuda Timur, Rabu (4/4/2018) siang.

Adapun mahasiwa yang tergabung berasal dari kampus UPI, Poltekkes, Ikopin dan Polban mengkritik dan menolak harga kenaikan harga pertalite.

“Sudah tiga kali harga BBM (bahan bakar minyak) dinaikkan pada tahun 2018 ini, terakhir harga pertalite. Tentunya, ini sangat tidak masuk akal, Pertalite seharusnya sudah harus terjangkau oleh rakyat miskin,” kata Koordinator Lapangan, Rizki Mujahidin usai demo.

Rizki mengatakan ia beserta mahasiswa ingin menyampaikan kepada pemerintah tentang kenaikkan harga pertalite yang menurutnya kebijakan tersebut sungguh sangat tidak tepat. Sebab, akan menambah beban dan menyengsarakan masyarakat kecil.

Bahkan, kata dia, beban hidup ini akan terus bertambah jelang datangnya bulan puasa. Di mana harga barang kebutuhan pokok masyarakat akan mengalami kenaikan.

Baca juga: Wacana Kenaikan Tarif, Pengendara Ojol: Alhamdulillah

“40 persen itu adalah pertalite naik, Pertalite naik karena kenaikan minyak dunia kata mereka. Padahal kita yang punya minyak, seharusnya menjadi bahan bakar terjangkau untuk masyarakat,” ucap Rizki yang juga ketua BEM Universitas Pendidikan Indonesia Kota Bandung.

“Artinya harga kestabilan pertalite harus terjangkau karena sangat dibutuhkan masyarakat kecil. Harus diturunkan,” tambahnya.

Loading...

loading...

Feeds