Pemkot Kaji Pembentukan PDAM Kota Cimahi

Cimahi./Foto: Istimewa

Cimahi./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Pembuatan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cimahi akan dikaji lebih mendalam oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP).

Saat ini, warga Kota Cimahi masih teraliri air dari Prusahan Daerah (PD) Tirtawening Kota Bandung dan PDAM Tirta Raharja kabupaten Bandung.

Kepala DPKP, M. Nur Kuswandi menjelaskan, kebutuhan air untuk 1,500 ribu warga cimahi sudah terlayani ditambah dari artesis.

“DPKP sudah menyambung cukup banyak dan ada swadaya masyarakat juga, seperti sumur dangkal,” Kata Nur di ruangannya, Jalan Raden Demang Harja Kusumah, Kota Cimahi, Kamis (22/3).

Dikatakan Nur, jika ditotalkan secara keseluruhan, jumlah warga yang terpenuhi kebutuhan airnya mencapai 68,4 persen. “Padat penduduk dan jumlah penduduk Kota Cimahi sebanyak 600 ribuan, jadi butuh air bersih cukup banyak,”ungkapnya.

Kata Nur, saat ini sumber air terbatas, mengandalkan air dari leuwi layung dan sungai Cimahi, air dari utara Kota Cimahi menurutnya, termasuj air bersih dan masih bisa dimanfatkan.

Dalam waktu dekat dikatakanya juga, Cimahi akan dibangun Spam regional, yang di perkirakan bisa terlayani 150 liter perdetik untuk 15 ribu sambungan rumah.

“Dengan adanya sumber air itu diharapkan cimahi bisa mengelola perusahan daerah,” tuturnya. Target DPKP 2020 sudah terbebtuk PDAM Kota Cimahi dengan catatan, ketika pelanggan mencapai lima ribu, itu dikatakanya, sudah mencapai dan memenuhi kebetuhan rumah.

“Kalau sudah terpenuhi baru bisa jadi perusahan daerah,” ungkapnya.

Masih kata Nur, sementara untuk pengambilan air, kemungkinan akan mengambil air leuwih layu 50 liter perdetik dan akan mengaliri 195 ribu rumah. “Bisa semakin maju, beriringan dengan jumlah penduduk yang meningkat, sehingga harus selaras,” terangnya.

Disinggung mengenai anggaran, Nur menjelaskan, perkiran kebutuhan biaya sampai 2021, untuk pengembangan air minun kurang lebih 79 milyar, kemudian untuk 2018 dan 2019 kemungkinan sampai 2020 di anggarkan 40 milyar.

“Jadi dananya besar, kurang lebih 100,6 milyar kurang lebih yah,” sambungnya. Untuk pembebasan lahan dan dampak-dampak pembangunan menurutnya, pasti ada, namun akan dikordinasikan kembali dengan instansi terkait.

(RBD/cr3/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds