Disdukcapil Kota Bandung Janjikan Seminggu E-KTP Jadi

ANTRE : Warga Kota Bandung pada saat mendaftar pembuatan eKTP di kampus ITB Bandung, Senin (26/2/18). AZIS ZULKHAIRIL/RADAR BANDUNG

ANTRE : Warga Kota Bandung pada saat mendaftar pembuatan eKTP di kampus ITB Bandung, Senin (26/2/18). AZIS ZULKHAIRIL/RADAR BANDUNG


POJOKJABAR.com, BANDUNG – Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung menyiapkan 8000 blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik (eKTP) pada acara seminar kerjasama antara direktorat jendral disdukcapil kemendagri dengan Kemeninfo dan ITB di Aula Timur ITB.

Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Popong Nuraeni menjelaskan, ketersedian blangko eKTP saat ini tidak ada masalah. Menurutnya Disdukcapil Kota Bandung memiliki banyak blangko.

“Siapapun yang datang kepada kami, kami siap melayani,” kata Popong saat ditemui Radar Bandung (Pojoksatu.id Group) selesai acara seminar, Senin (26/2).

Popong menuturkan pada acara Seminar tersebut, Disdukcapil berkesempatan memberikan pelayanan pembuatan eKTP langsung. Dimana pada pelayanan itu menggunakan lima mobil pelayanan eKTP keliling.

“Lima mobil eKTP keliling itu untuk 30 kecamatan di Kota Bandung,” sambungnya. Dikatakan Popong, tujuan awal penyedian mobil eKTP keliling di acara tersebut, hanya untuk melayani masyarakat yang sama sekali belum pernah membuat eKTP dan melakukan perekaman eKTP. “Kita tidak janjikan hari ini selesai tepat waktu ya, kami minta waktu delapan hari kerja selesai,” ungkapnya.

Untuk teknis pelayanan, kata Popong, Disdukcapil dibantu oleh tim dari Direktorat Jendral Disdukcapil Mendagri Wilayah Kota Bandung. Ia berharap, hal-hal kerjasama terus bisa di manfatkan untuk semua masyarakat yang dikatakanya, harus cepat memiliki eKTP, karena eKTP adalah identitas Warga Negara Republik Indonesia.

“Sementara kami siapkan hampir 8000 blangko, tidak untuk hari ini saja, kami besok keliling ke kecamatan- kecamatan, dengan mobil, hari ini kan kebetulan saja,” paparnya. Warga kecamatan Bandung Wetan, Supriana merasa kecewa, pelayanan eKTP yang di adakan di Aula Timur ITB tersebut.

Menurut Supri, setelah mengikuti semua perekaman dan menyerahkan Surat Keterangan(Suket) tidak bisa langsung jadi eKTP. “Sebelumnya saya dapat info katanya langsung jadi, tapi ya kita lihat saja nanti,” ujarnya saat ditemui Radar Bandung di Aula Timur ITB.

Supri mengatakan, sudah tiga tahun, hanya memiliki Suket dan dikatakanya, ia sering mengadu terkait eKTP dia ke Disdukcapil Kota Bandung yang tidak pernah jadi. Menurutnya, jika dalam waktu dua minggu tidak jadi menurutnya Disdukcapil membohongi publik.

“Menurut saya sih tidak mungkin jadi dua minggu, coba kita lihat nanti,” pungkasnya.

(RBD/cr3/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds