Disdagkoperin Kota Cimahi Dukung Rencana Impor Beras

Beras (Ilustrasi)./Foto: Istimewa

Beras (Ilustrasi)./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Rencana pemerintah pusat dalam mengeluarkan kebijakan impor beras sebanyak 500.000 ton untuk memperkuat cadangan beras nasional, sangat didukung oleh Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi.

Menurut Kepala Seksi Perdagangan pada Disdagkoperin, Agus Irwan, hal itu merupakan langkah yang tepat untuk menekan harga beras di pasar tradisional yang selama ini mengalami lonjakan.

Saat ini beras medium masih bertahan di angka Rp 11 ribu, perkilogram atau meningkat sebesar Rp 2.000 perkilogram dari harga sebelumnya di kisaran Rp 9.000 per kilogram.

Sedangkan untuk harga beras premium di pasar tradisional Kota Cimahi seperti di Pasar Atas Kota Cimahi, saat ini mencapai Rp 13 ribu per kilogram, sebelumnya hanya Rp 11 ribu per kilogram. Agus Irwan mengatakan, jika kebijakan impor beras akan sangat berdampak pada pengendalian
harga beras di pasaran.

“Walaupun kami hanya pelaksana teknis di tingkat daerah, tapi bagaimanapun kebijakan impor ini memang harus dilaksanakan,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (21/01/18).

Selain itu, kata dia, upaya lainnya yang telah dan akan dilaksanakan yakni bazar beras murah dan operasi pasar.

“Untuk operasi pasar rencananya akan kita lakukan beberapa hari kedepan, tapi berkoordinasi dulu dengan Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Barat dan Bulog Jawa Barat,” katanya.

Bazar beras murah itu, kata dia, telah dilakukan di tiga kecamatan di Kota Cimahi, sedangkan operasi pasar akan dilaksanakan beberapa hari kedepan.

(RBD/bie/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds