Kota Cimahi Darurat Narkoba, 40 Persen Penduduk Cimahi Rentan Penyalahgunaan Narkoba

IULLUSTRASI : Narkoba

IULLUSTRASI : Narkoba


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Kota Cimahi masuk kedalam kategori daerah darurat narkoba. Dari 613 ribu jiwa, 40 persen penduduk di Cimahi rentan akan penyalahgunaan narkoba.

Rata-rata, mereka yang rentan dengan peredaran dan penyalahgunaan narkoba berada pada usia produktif dan masih berada di bangku sekolah.

Walikota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna, mengatakan, dengan luas wilayah yang hanya 40,42 km², ditambah dengan padatnya penduduk, sangat rentan terlibat dalam peredaran gelap serta penyalahgunaan narkoba. Untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba pada anak-anak sekolah, lanjut Ajay, perlu dilakukan sosialisasi yang berkesinambungan.

“Tentunya, generasi penerus bangsa harus dijaga. Jangan sampai mental mereka lemah karena terlibat dengan narkoba,” kata Ajay, usai tatap muka dengan Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso di Pusdikpom Cimahi, Jalan Baros, Senin (15/1/18).

Menurutnya, narkoba sangat membahayakan sebab yang dirusak tidak hanya fisik semata tapi, akan berimbas pada perilaku kesehariannya. Sejauh ini, kata dia, penyalahgunaan narkoba banyak menyasar generasi produktif.

Jika dilihat berdasarkan data sepanjang 2011 hingga 2016, kasus penyalahgunaan narkoba yang diproses hukum oleh aparat di Kota Cimahi mencapai 146 kasus.

Kasus narkoba pada 2015 didominasi oleh ganja, 2016 didominasi kasus narkoba jenis sabu. Kasus paling banyak terjadi di Cibabat 31 kasus, di Melong 21 kasus dan di Cigugur 18 kasus.

“Ketiga daerah itu merupakan daerah padat penduduk,” ucapnya.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds