Pembenahan Pasar Tradisional Cimindi Cimahi Mangkrak

SEPI: Pembangunan atap Pasar Tradisional Cimindi di Jalan Mahar Martanegara ditinggalkan pekerjanya. GATOT POEDJI UTOMO/RADAR BANDUNG

SEPI: Pembangunan atap Pasar Tradisional Cimindi di Jalan Mahar Martanegara ditinggalkan pekerjanya. GATOT POEDJI UTOMO/RADAR BANDUNG

Cari Aman

Namun, untuk mewujudkannya, kata dia, harus dibuat suatu rancangan baru dengan perencanaan sarana pendukung lainnya seperti, lahan parkir, pengelolaan air limbah termasuk penataan lapak atau kios para pedagang yang harus ditata kembali.

“Mudah-mudahan bisa segera terealisasi, karena ini menyangkut sarana kebutuhan publik. Tentunya akan terus diupayakan,” tandasnya.

Dengan terhentinya kembali pembangunan pasar, kekhawatiran pedagang selama ini akhirnya terjadi. Padahal, pedagang di pasar Cimindi sudah berharap di tempatnya berdagang bisa menjadi lebih baik.

“Kami berharap pasar tidak becek lagi, masyarakat juga nyaman saat datang ke pasar,” ujar Ketua Forum Pasar Cimindi Mumuh (43).

Menurutnya, dengan kondisi saat pasar yang kurang nyaman, berpengaruh terhadap menurunya pengunjung sehingga, pendapatan pun ikut menurun.
“Mulai sepi sejak sekitar tahun 2014 – 2015 sampai sekarang 2018,” katanya.

Belum usai pembangunan, para pedagang pun saat ini tengah berada dalam situasi kritis. Terlebih, hak guna bangunan di pasar tersebut akan segera habis di tahun 2019 mendatang.

Dengan begitu, kata dia, apabila bangunan pasar tidak segera dimoderenisasi maka, pengunjung akan lebih memilih pasar yang lebih layak ketimbang datang ke Pasar Cimindi.

“Dulu kontraknya 25 tahun sama pihak ketiga. Saya khawatir semakin ke depan semakin sepi pengunjungnya,” ucapnya.

(RBD/gat/pojokjabar)


loading...

Feeds