Beginilah Keseharian Para Pelaku Pembuat Video Mesum di Bandung

Salah Satu Penggalan dalam Video Porno yang Diperankan Seorang Wanita Dewasa Dengan Dua Bocah Belia./Foto: JPNN

Salah Satu Penggalan dalam Video Porno yang Diperankan Seorang Wanita Dewasa Dengan Dua Bocah Belia./Foto: JPNN

Cari Aman

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Para pelaku video mesum perempuan dewasa dengan anak-anak sehari-hari menghadapi kemeralatan hidup, berbagai masalah sosial yang akrab dalam keseharian keluarga tersebut.

Mereka adalah keluarga miskin yang hidup di rumah liar sekitar bantaran rel kerta api.

Mereka memang masuk kategori keluarga miskin,” kata Ketua RW 15 kelurahan setempat Kasiman di Kiaracondong kota Bandung, Senin (8/1).

Kasmin menjelaskan pekerjaan pelaku tidak jelas, anak-anaknya tidak sekolah dan dibiarkan jadi anak jalanan, ngamen di sekitar Kiaracondong. Salah satu pelaku yang berinisial S juga ternyata sudah sering kawin cerai.

“Suami yang sekarang juga saya enggak tahu suami yang ke berapa,” ujarnya.

Berita terkait: Ini Pengakuan DP3APM Terkait Vdeo Mesum di Bandung

Lebih lanjut Kasmin mengatakan kehidupan para pelaku dan keluarganya jauh dari tuntunan agama. Tak pernah ke mesjid baik sholat maupun datang ke  pengajian di lingkungannya.

“Seharusnya kalau dia orang beriman tentu menjalankan ibadah, ini mah enggak,” katanya.

Kasmin mengaku, keluarga pelaku sudah sering dihimbau oleh ketua RT, Ibu-ibu PKK untuk ikut KB tapi tak pernah dihiraukan.  Pihaknya sudah berusaha membantu keluarga para pelaku dengan segala cara tapi tak mengubah kehidupan mereka.

Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Mereka adalah Muhamad Faisal yang berperan sebagai pengambil rekaman video dan menjual video tersebut. Sri Mulyati alias Cici yang berperan sebagai perekrut perempuan, Apriliani alias Intan selaku perekrut anak sekaligus pemeran wanita dalam video‎, Imeldha Oktavianie alias Imel selaku perekrut anak dan pemeran wanita dalam video serta Susanti selaku orang tua anak berinisial D berusia 7 tahun.

Kasmin mengaku kasus ini membuat masyarakat sekitar shock karena tak menduga perilaku para pelaku sampai sejauh itu, melanggar nilai dan norma masyarakat.

(mar/rmol/pojokjabar)


loading...

Feeds

Rivalitas Persib dan Persija

Rivalitas Persib-Persija Sudah Tak Sehat

RIVALITAS antara pendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung perlu mendapat perhatian khusus dari aparat keamanan, pemerintah, serta PSSI. Sebab, rivalitas …